SINTANG, ujungjemari.id- Pembangunan Jembatan Sungai Neran di Desa Neran Baya, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Keberadaan jembatan tersebut sangat penting karena menjadi akses penghubung masyarakat di lima desa.
Anggota DPRD Sintang, Juni, meminta Pemerintah Kabupaten Sintang memperhatikan kebutuhan pembangunan jembatan tersebut. Wakil rakyat dari daerah pemilihan Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Hilir itu menilai infrastruktur penghubung antardesa memiliki peran besar dalam menunjang aktivitas masyarakat.
Jembatan tersebut menghubungkan Desa Neran Baya dengan Desa Sungai Buaya, Batu Netak, Sungai Sintang dan Sungai Garong. Selama ini, keberadaannya menjadi jalur penting bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Menurut Juni, kerusakan jembatan dapat menghambat mobilitas warga. Dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat yang bepergian, tetapi juga anak-anak yang bersekolah serta petani yang harus membawa hasil perkebunan dan pertanian.
“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat karena menghubungkan beberapa desa. Kalau akses ini bermasalah, tentu aktivitas warga juga ikut terganggu. Karena itu, kita berharap pemerintah daerah bisa memberikan perhatian serius,” ujarnya kepada media ini pada Sabtu, 31 Oktober 2026 kemarin.
Politisi Partai Gerindra ini menilai pembangunan jembatan yang lebih layak dan aman diperlukan agar masyarakat tidak terus menghadapi persoalan akses transportasi. Penanganannya juga perlu memperhatikan kekuatan konstruksi sehingga jembatan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Ia berharap pemerintah daerah dapat melihat langsung kebutuhan masyarakat dan mengupayakan pembangunan melalui perencanaan anggaran daerah. Jika membutuhkan dukungan anggaran lebih besar, pemerintah juga diharapkan memperjuangkannya melalui pemerintah provinsi maupun pusat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman harus dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan akses yang memberikan manfaat bagi banyak masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat harus terus menghadapi kesulitan karena jembatan yang menjadi akses utama mereka tidak memadai. Kita berharap usulan ini bisa ditindaklanjuti dan pembangunan jembatan Sungai Neran benar-benar direalisasikan demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.









