Juni Dorong Pembangunan SPAM Kayan Hulu, Ribuan Rumah Butuh Air Bersih

oleh
Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni

SINTANG, ujungjemari.id– Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan yang dihadapi masyarakat Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang. Sebanyak 2.578 rumah berpotensi menjadi pelanggan layanan air bersih, sehingga pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah tersebut dinilai mendesak.

Anggota DPRD Sintang, Juni, mendorong agar usulan pembangunan SPAM IKK Kayan Hulu mendapat perhatian serius pemerintah pusat.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan Kayan Hulu dan Kayan Hilir itu menilai ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh diabaikan.

Menurut Juni, masyarakat di wilayah Kayan Hulu masih menghadapi keterbatasan pelayanan air bersih. Kondisi geografis dan jauhnya permukiman dari sumber air baku yang layak menjadi tantangan dalam memenuhi kebutuhan tersebut.

“Air bersih ini kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kita tidak bisa menganggap persoalan ini sepele. Kalau masyarakat masih kesulitan mendapatkan air bersih, tentu perlu ada perhatian dan langkah nyata dari pemerintah,” ujarnya pada Sabtu 31 Oktober 2026.

Politisi Partai Gerindra ini menilai pembangunan SPAM akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan air untuk rumah tangga. Selain meningkatkan kualitas pelayanan dasar, ketersediaan air bersih juga berkaitan dengan kesehatan dan kualitas hidup warga.

Juni menyebut, usulan pembangunan SPAM IKK Kayan Hulu dengan kapasitas 50 liter per detik merupakan langkah penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Apalagi, potensi calon pelanggan mencapai 2.578 rumah.

Ia berharap usulan Pemerintah Kabupaten Sintang yang telah disampaikan dalam rangkaian kunjungan kerja Ketua Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum ke Sintang mendapat tindak lanjut.

“Ini kesempatan yang harus kita dorong bersama. Jangan sampai usulan sudah disampaikan, tetapi tidak ada kelanjutannya. Kita berharap pemerintah pusat bisa melihat langsung kebutuhan masyarakat Kayan Hulu,” katanya.

Juni menegaskan, pembangunan infrastruktur dasar di wilayah perhuluan harus mendapat perhatian yang seimbang.

“Masyarakat di kecamatan yang jauh dari pusat kabupaten juga berhak mendapatkan pelayanan air bersih yang layak,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *