Apresiasi Tablo Kisah Sengsara Yesus, Ini Kata Dewan Sintang

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Peragaan Kisah Sengsara Yesus Kristus pada Jumat Agung, 3 April 2026, di Sintang berlangsung khidmat dan penuh penghayatan. Umat yang hadir tampak larut mengikuti setiap adegan yang ditampilkan dari awal hingga akhir.

Pementasan ini menampilkan rangkaian kisah secara utuh, mulai dari penangkapan, perjalanan menuju penyaliban, hingga wafatnya Yesus di kayu salib. Suasana hening dan tertib terasa sepanjang kegiatan, terutama saat adegan-adegan penting ditampilkan.

Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Juni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai penampilan para pemeran berjalan sangat baik dan mampu menyampaikan pesan iman kepada umat.

“Hasil pementasan ini sangat bagus. Terima kasih untuk semua yang sudah terlibat dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Juni mengaku hadir langsung di Paroki MRSA Sungai Durian untuk menyaksikan kegiatan tersebut. Ia melihat umat mengikuti jalannya peragaan dengan tertib dan penuh perhatian.

“Saya menyaksikan langsung di Sungai Durian. Banyak umat terharu dan benar-benar menghayati setiap adegan,” katanya.

Ia juga menyoroti penampilan para pemeran, termasuk anak-anak yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, akting yang ditampilkan terlihat natural dan penuh penghayatan.

“Anak-anak tampil sangat baik. Mereka berani dan mampu memainkan peran dengan penuh percaya diri,” ucapnya.

Peragaan ini melibatkan Orang Muda Katolik, anak-anak Sekami, Misdinar dan orang dewasa. Keterlibatan berbagai kelompok usia menunjukkan kekompakan dalam kehidupan umat.

Juni berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk berkembang dan memperkuat iman.

“Anak muda harus tetap menjaga iman, kompak, dan percaya diri agar bisa terus berkembang,” katanya.

Ia juga berharap pelaksanaan di tahun berikutnya bisa lebih baik dan melibatkan lebih banyak peserta.

“Kegiatan ini sangat positif dan layak dilanjutkan ke depan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *