SINTANG, ujungjemari.id- Keterbatasan anggaran daerah membuat Pemerintah Kabupaten Sintang belum mampu melakukan peningkatan jalan secara luas pada tahun 2026. Dari seluruh ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten, peningkatan hanya akan dilakukan di satu titik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sintang, Mursalin, mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 peningkatan jalan hanya difokuskan pada ruas Bulu Kuning-Nanga Pari dengan panjang sekitar 2,2 kilometer.
“Karena dari kita sendiri, di tahun 2026 ini, peningkatan jalan hanya di ruas Bulu Kuning–Nanga Pari, itu pun hanya 2,2 kilometer. Selebihnya, program kita hanya memfungsionalkan jalan, bukan meningkatkan,” ujar Mursalin, Kamis 16 April 2026 kemarin.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut tidak terlepas dari keterbatasan fiskal daerah yang berdampak langsung pada kemampuan pembangunan infrastruktur. Oleh karena itu, sebagian besar program yang dijalankan lebih difokuskan pada pemeliharaan agar jalan tetap dapat digunakan masyarakat.
Menurut Mursalin, untuk meningkatkan kemantapan jalan secara signifikan, pemerintah daerah sangat bergantung pada dukungan dari pemerintah pusat.
“Terus terang, untuk meningkatkan kemantapan jalan kita saat ini, harapan besar kita ada pada IJD,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah kini lebih aktif dalam mengajukan proposal bantuan ke pusat, termasuk menyiapkan berbagai persyaratan seperti lahan dan dokumen perencanaan.
“Kalau sekarang, apa pun kita buat proposal. Kenapa? Karena memang daerah sangat membutuhkan bantuan dari pusat,” ujarnya.
Mursalin menyebut, peningkatan kondisi jalan di Kabupaten Sintang dalam beberapa tahun terakhir sebagian besar merupakan kontribusi dari pemerintah pusat.
“Persentase kemantapan jalan sejak saya mulai menjabat itu 11,72 persen, sekarang sudah 13,13 persen. Artinya ada peningkatan sekitar 20 kilometer lebih. Mau tidak mau, ini kontribusi dari pemerintah pusat,” ujar Mursalin.
Dari total peningkatan tersebut, kontribusi pemerintah daerah dinilai masih sangat kecil.
“Kalau dari daerah sendiri, mungkin hanya sekitar 5 kilometer. Sisanya sekitar 20-an kilometer itu kontribusi dari pusat,” ungkapnya.
Ia berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat terus berlanjut bahkan meningkat, agar ketimpangan kondisi jalan di Sintang dengan daerah lain bisa segera teratasi.
“Supaya kemantapan jalan kita tidak terlalu jomplang,” pungkasnya.







