SINTANG, ujungjemari.id- Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menilai pendidikan agama sejak usia dini menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Bala saat menghadiri Pengajian Akbar dan Wisuda Tahfidz 1 Pondok Pesantren Nurul Ulum Sintang, Minggu (7/6/2026).
Dalam sambutannya, Bala mengapresiasi peran pondok pesantren yang telah membina anak-anak untuk mempelajari dan menghafal Al-Qur’an. Namun menurutnya, pendidikan di pesantren tidak berhenti pada kemampuan menghafal, melainkan juga harus membentuk karakter dan akhlak para santri.
“Mereka tidak hanya diharapkan untuk menghafal. Lebih daripada itu mereka juga harus memahami dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Bala.
Ia menegaskan, pembentukan karakter melalui pendidikan agama menjadi semakin penting karena perkembangan zaman menghadirkan berbagai tantangan yang tidak mudah dihadapi generasi muda.
“Kenapa ini penting? Karena harus kita akui, dalam kehidupan berikutnya dunia kita tidak baik-baik saja,” ujarnya.
Menurut Bala, para tokoh agama sejak dahulu telah menyadari pentingnya membimbing anak-anak sejak usia dini agar memiliki pegangan hidup yang kuat ketika menghadapi berbagai persoalan.
Ia berharap nilai-nilai yang diajarkan di pondok pesantren akan terus melekat dalam diri para santri hingga dewasa.
“Kalau mereka sudah dibekali dan dibentuk sejak hari ini untuk menerjang gelombang kehidupan berikutnya, mereka akan ingat bahwa dulu pernah diajarkan oleh ustaz dan kiai seperti ini,” tuturnya.
Bala juga mengajak masyarakat untuk memberikan kepercayaan kepada lembaga pendidikan keagamaan, termasuk pondok pesantren, sebagai salah satu tempat membangun karakter generasi muda.
Menurutnya, keberhasilan pesantren akan terlihat dari perilaku para lulusannya yang mampu mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sintang mendukung berbagai upaya pembinaan generasi muda melalui pendidikan keagamaan, tanpa membedakan agama maupun latar belakang lembaga pendidikannya.
“Saya secara pribadi sebagai Bupati Sintang sangat mendukung hal-hal seperti ini, agama apa pun, karena tujuannya adalah membentuk anak-anak menjadi pribadi yang baik,” katanya










