DPRD Sintang Minta Dinkes Segera Tindaklanjuti Fogging Cegah Chikungunya dan Malaria

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Pencegahan penyebaran chikungunya dan malaria di Kabupaten Sintang perlu mendapat perhatian serius. Komisi C DPRD Sintang mendorong Dinas Kesehatan segera menindaklanjuti permintaan fogging atau pengasapan, terutama di lingkungan yang dinilai membutuhkan pengendalian nyamuk.

Permintaan fogging tersebut disampaikan pihak rumah sakit dalam rapat bersama Komisi C DPRD Sintang, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), serta instansi terkait di DPRD Sintang, Kamis (5/11/2026).

Ketua Komisi C DPRD Sintang, Anastasia, mengatakan usulan itu tidak hanya menyasar lingkungan rumah sakit. Pengasapan juga diharapkan dapat dilakukan di sekolah, rumah warga dan kawasan permukiman sesuai kebutuhan di lapangan.

“Pihak rumah sakit tadi meminta kepada Dinas Kesehatan apakah bisa dilakukan fogging untuk mencegah penyakit chikungunya dan malaria. Rencananya akan diproses, termasuk untuk lingkungan sekolah, rumah-rumah dan permukiman,” kata Anastasia.

Menurutnya, permintaan tersebut perlu segera ditindaklanjuti melalui pemeriksaan kondisi lingkungan dan wilayah yang membutuhkan penanganan. Jangan sampai upaya pencegahan baru dilakukan setelah penyebaran penyakit semakin meluas.

Anastasia mengingatkan, pengendalian nyamuk tidak cukup hanya mengandalkan fogging. Kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk juga harus dilakukan secara rutin, terutama dengan menghilangkan tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk.

Fogging dapat membantu mengendalikan nyamuk dewasa, tetapi tidak menggantikan pemberantasan jentik. Karena itu, Dinas Kesehatan diharapkan tidak hanya melakukan pengasapan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan penyakit.

Komisi C DPRD Sintang berharap koordinasi antara rumah sakit dan Dinas Kesehatan segera menghasilkan tindakan nyata. Wilayah yang membutuhkan fogging perlu diprioritaskan berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan.

“Kami berharap permintaan ini segera ditindaklanjuti. Kalau memang ada wilayah yang perlu dilakukan fogging, Dinas Kesehatan bisa turun melihat kondisi di lapangan. Tujuannya agar masyarakat terlindungi dan penyebaran penyakit bisa dicegah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *