SINTANG, ujungjemari.id- Perbaikan jalan desa, pembangunan jalan usaha tani, hingga penyediaan air bersih menjadi sejumlah kebutuhan yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses III anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Fraksi Hanura.
Aspirasi tersebut dihimpun empat anggota Fraksi Hanura saat turun langsung menemui masyarakat di sejumlah desa dan kelurahan pada 23–28 Oktober 2026.
Juru Bicara Fraksi Hanura, Nekodimus, menyampaikan bahwa usulan masyarakat didominasi kebutuhan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari dan mata pencaharian warga.
Di Kecamatan Sepauk, masyarakat mengusulkan pembangunan jalan produksi perkebunan serta pemeliharaan jalan desa. Warga Desa Sinar Harapan juga meminta perbaikan jalan Puduk–Kenyauk, pembangunan rabat beton, peningkatan jalan usaha tani, pembangunan irigasi untuk kelompok tani sawah, serta jalan produksi pertanian dan perkebunan.
Aspirasi serupa disampaikan warga Desa Manis Raya, Kecamatan Sepauk. Masyarakat meminta pembangunan jalan usaha tani di Dusun Sepulut, Dusun Sepakat, dan Dusun Suak Dalam. Selain itu, ada usulan pembangunan rabat beton, bedah rumah, serta pengadaan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Warga Dusun Suak Dalam juga mengusulkan bantuan untuk Gereja GMII Syalom.
Sementara di wilayah Tunas Jaya, masyarakat menyampaikan kebutuhan pembangunan rabat beton Gang Anugrah, balai pertemuan, pengadaan pupuk subsidi, drainase, serta jalan usaha tani. Warga juga meminta normalisasi sungai sepanjang sekitar tiga kilometer.
Kebutuhan infrastruktur juga disampaikan masyarakat di wilayah perkotaan. Warga Kelurahan Rawa Mambok meminta pembangunan drainase di Gang Haji Ismail serta perbaikan dan pengaspalan jalan.
Di Kelurahan Ladang, warga mengusulkan pembangunan drainase di Gang Kosasi dan bantuan bibit sawit. Sedangkan masyarakat Kelurahan Akcaya meminta pembangunan drainase di Gang Sentul serta penambahan tiang listrik.
Nekodimus mengatakan, seluruh usulan tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah dan pihak terkait.
“Kami berharap berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat ini dapat ditindaklanjuti dan menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Sintang,” pungkasnya.










