Jembatan Sungai Jengkuat Sintang Memprihatinkan, Kendaraan Bermuatan di Atas Satu Ton Tak Berani Melintas

oleh
Anggota DPRD Sintang, Maria Magdalena

SINTANG, Ujungjemari.id-Kondisi Jembatan Sungai Jengkuat di Desa Gurung Mali, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, memprihatinkan. Jembatan yang menjadi akses masyarakat tersebut dikhawatirkan ambruk sehingga pengemudi kendaraan bermuatan lebih dari satu ton tidak berani melintas.

Persoalan ini disampaikan anggota DPRD Kabupaten Sintang dari daerah pemilihan Tempunak dan Sepauk, Maria Magdalena, saat diwawancarai di DPRD Sintang, Rabu (4/11/2026).

Politisi Partai Demokrat itu mengatakan, kondisi Jembatan Sungai Jengkuat sudah beberapa kali disuarakan agar mendapat perhatian pemerintah. Namun, persoalan tersebut masih menjadi aspirasi yang membutuhkan tindak lanjut.

“Jembatan Sungai Jengkuat yang terletak di Desa Gurung Mali itu sudah sering kita suarakan juga. Itu memang sangat memprihatinkan. Bahkan kalau bawa muatan di atas satu ton, para sopir tidak berani lewat karena takutnya ambruk,” kata Maria.

Menurutnya, kondisi jembatan tersebut perlu menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat. Ketika kendaraan bermuatan tidak berani melintas, aktivitas warga yang membutuhkan akses transportasi tentu ikut terdampak.

Oleh karenanya, Maria berharap pemerintah Kabupaten Sintang melalui dinas teknis terkait dapat melihat langsung kondisi jembatan dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Ia menyebut persoalan jalan dan jembatan merupakan bagian dari infrastruktur dasar yang banyak dibutuhkan masyarakat di wilayah Tempunak.

Aspirasi tersebut tidak akan berhenti sebagai catatan hasil reses. Maria mengatakan, persoalan itu akan dibawa ke pembahasan DPRD Sintang, termasuk melalui pandangan umum fraksi dan rapat kerja bersama pemerintah daerah serta dinas teknis.

“Kita akan bawa dalam pandangan umum fraksi, kemudian rapat-rapat kerja dengan mitra kita, pemerintah Kabupaten Sintang dan juga dinas teknis yang menangani itu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *