SINTANG, ujungjemari.id- Pembangunan jalan lingkungan, perbaikan fasilitas sekolah hingga peningkatan layanan kesehatan menjadi sejumlah kebutuhan yang disampaikan masyarakat kepada Fraksi Bangsa Sejahtera DPRD Kabupaten Sintang. Berbagai usulan tersebut dihimpun anggota fraksi saat melaksanakan reses ketiga masa persidangan III tahun 2026 pada 23-28 Oktober lalu.
Juru Bicara Fraksi PBS DPRD Sintang, Kusnadi, mengatakan reses menjadi kesempatan bagi anggota dewan untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan mendengarkan kebutuhan di wilayah masing-masing.
Salah satu wilayah yang menyampaikan banyak usulan adalah Kelurahan Mengkurai, Kecamatan Sintang. Di bidang pendidikan, warga meminta pembangunan pagar SMPN 6, pintu gerbang dan sumur bor SDN 14, serta rehabilitasi pagar dan pembangunan surau di SDN 27.
Sementara di bidang kesehatan, masyarakat mengusulkan pembangunan puskesmas di Kelurahan Mengkurai serta pemberian insentif bagi kader puskesmas.
Persoalan infrastruktur juga cukup banyak disampaikan. Warga meminta pembangunan jembatan sungai, peningkatan sejumlah jalan gang, pembangunan drainase, pengadaan kabel listrik dan sumur bor. Beberapa jalan yang diusulkan untuk ditingkatkan antara lain Gang Famili, Gang Zainudin, Gang 12, Gang M. Yusuf dan Gang Darunasihin.
“Banyak kebutuhan masyarakat yang disampaikan, mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur lingkungan. Semua ini menjadi bahan yang kami bawa untuk diperjuangkan melalui DPRD,” kata Kusnadi.
Aspirasi lainnya datang dari Kelurahan Kapuas Kanan Hilir. Warga mengusulkan penambahan tiang listrik di RT 3, pembangunan sumur bor, serta normalisasi Sungai Masuka dan Sungai Cawat.
Di bidang ekonomi, masyarakat meminta bantuan bibit kambing, ikan dan ayam. Warga juga mengusulkan pembangunan drainase dan peningkatan jalan Gang MTS Dalam, termasuk pemeliharaan saluran drainase di kawasan Pasar Masuka.
Kusnadi menjelaskan, hasil reses tersebut akan disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai bahan masukan dalam menentukan program pembangunan. Ia berharap usulan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat dapat menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sesuai kemampuan anggaran serta skala prioritas.
“Harapan kami, aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak hanya menjadi catatan, tetapi bisa diperhatikan dan direalisasikan oleh pemerintah sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan,” pungkasnya.










