Reses DPRD Sintang, Fraksi Golkar Minta Hasil Reses Masuk Program Pembangunan 2027

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Kabupaten Sintang meminta pemerintah daerah menindaklanjuti hasil reses anggota DPRD dengan memasukkan aspirasi masyarakat ke dalam program pembangunan tahun 2027.

Permintaan tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi Golkar, Mardiansyah, saat membacakan laporan hasil reses III Masa Persidangan III Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna ke-7 DPRD Sintang, Rabu 4 November 2026.

Dalam laporannya, Mardiansyah menegaskan bahwa hasil reses merupakan aspirasi masyarakat yang perlu diperhatikan pemerintah daerah. Bahkan, pemerintah diharapkan dapat memformulasikan usulan tersebut ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) agar dapat dianggarkan dan direalisasikan sesuai prioritas pembangunan.

“Diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang untuk segera menindaklanjuti hasil reses DPRD sesuai dengan prioritas pembangunan yang sudah dirumuskan dalam RPJMD,” kata Mardiansyah.

Tiga anggota Fraksi Golkar telah melaksanakan reses pada 23–28 Oktober 2026. Mereka adalah Toni, Mardiansyah, dan Zeno Zevri Wahyu.

Toni melaksanakan reses di lima desa di Kecamatan Kelam Permai. Mardiansyah mengunjungi lima desa di Kecamatan Ketungau Hulu, sedangkan Zeno Zevri Wahyu menyerap aspirasi masyarakat di sejumlah desa di Kecamatan Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu.

Dari hasil penjaringan aspirasi, sejumlah kebutuhan yang disampaikan masyarakat berkaitan dengan pembangunan dan pemeliharaan jalan produksi perkebunan, peningkatan jalan usaha tani, serta normalisasi sungai.

Warga Desa Ensaid Panjang, misalnya, mengusulkan normalisasi Sungai Empenyauk. Sementara masyarakat Desa Mandiri Jaya, Kecamatan Kelam Permai, meminta pembangunan dan peningkatan jalan dari Dusun Sungai Manyam Kapuas 1 menuju Desa Mensiku, Kecamatan Binjai Hulu, sepanjang sekitar lima kilometer.

Selain itu, warga mengusulkan pembangunan rabat beton di Dusun Pintas serta normalisasi Sungai Menyenu sepanjang dua kilometer.

Di Desa Baning Panjang, masyarakat juga meminta bantuan bibit babi untuk Kelompok Tani Tunas Sejahtera, pembangunan dan peningkatan jalan produksi, normalisasi sungai, serta pemeliharaan jalan Simpang Bukit Labu menuju Baning Panjang.

Sementara itu, warga Desa Gemba Raya mengusulkan pembangunan, pemeliharaan, dan peningkatan jalan produksi perkebunan.

Mardiansyah berharap aspirasi tersebut tidak berhenti sebagai catatan hasil reses, tetapi dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah.

“Kami berharap aspirasi masyarakat ini dapat diperjuangkan dan direalisasikan sesuai skala prioritas pembangunan Kabupaten Sintang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *