SINTANG, ujungjemari.id- Pelarian Yusuf alias Andi, buronan kasus peredaran puluhan kilogram sabu di Kabupaten Sintang, berakhir di Malaysia. Pria yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Sintang itu meninggal dunia di Sri Aman, Sarawak, setelah melarikan diri melalui jalur tidak resmi.
Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno membenarkan kabar kematian Yusuf saat ditemui di Mapolres Sintang, Rabu, 4 November 2026. Informasi tersebut diterima Polres Sintang langsung dari Kepolisian Malaysia.
“Untuk perkembangan saat ini, bisa kami jelaskan bahwa DPO Yusuf alias Andi sudah meninggal dunia. Yang bersangkutan meninggal dunia di daerah Sri Aman, Sarawak, Malaysia,” kata Budi.
Menurut Budi, Yusuf meninggal karena sakit sekitar dua pekan sebelum kabar itu disampaikan. Jenazahnya telah dipulangkan ke Indonesia dan dimakamkan di Badau, Kabupaten Kapuas Hulu.
Polres Sintang berkoordinasi dengan Polres Kapuas Hulu dalam proses pemulangan jenazah tersebut. Namun, berakhirnya pelarian Yusuf tidak menghapus jejak perkara yang membuat namanya masuk daftar buronan.
Kasus ini bermula pada 1 Maret 2026. Polisi mengungkap dugaan peredaran sabu di Jalan Dara Juanti, Kelurahan Ulak Jaya, Kecamatan Sintang. Dalam operasi itu, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial WS alias T.
Sementara Yusuf berhasil melarikan diri. Polisi kemudian menetapkannya sebagai DPO.
Dari kendaraan yang diamankan dalam pengungkapan tersebut, polisi menemukan 57 paket sabu. Berat bersih seluruhnya mencapai 57,055 kilogram, sedangkan berat brutonya 59,85 kilogram.
Jumlah itu menjadikan perkara tersebut sebagai salah satu pengungkapan narkotika berskala besar di Sintang. Barang bukti kemudian dimusnahkan di Mapolres Sintang pada 10 Maret 2026 dengan cara dilarutkan dan dibuang ke septic tank.
Budi mengatakan, berdasarkan informasi Kepolisian Malaysia, Yusuf diketahui berada di wilayah Sarawak setelah melarikan diri melalui jalur tidak resmi.
“Kabar meninggalnya sekitar dua minggu yang lalu. Informasi itu langsung dari Kepolisian Malaysia. Kita dibantu oleh Polres Kapuas Hulu juga untuk berkoordinasi. Kemudian, jenazah sudah dipulangkan dan sudah dimakamkan,” jelasnya.










