SINTANG, ujungjemari.id– Dua orang tukang bangunan ditemukan meninggal dunia setelah sebuah bangunan rumah yang sedang direnovasi ambruk di Jalan Sintang–Kelam, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Selasa 27 Oktober 2026 dini hari.
Kedua korban ditemukan dalam proses pencarian dan evakuasi yang dipimpin langsung Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno. Korban pertama ditemukan di antara reruntuhan bangunan, sedangkan korban kedua baru ditemukan sekitar pukul 09.38 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Bangunan yang masih dalam tahap pengerjaan renovasi itu tiba-tiba ambruk dan menimbulkan suara keras yang mengejutkan warga sekitar.
Saksi mata, Erni Susilawati, mengaku mendengar suara keras yang diduga berasal dari bangunan tersebut. Rumah yang ambruk diketahui berada tepat di depan kediamannya.
Mendapatkan laporan warga melalui layanan Call Center 110, personel Polres Sintang langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas melakukan pengamanan area sekaligus mencari orang-orang yang diduga berada di dalam bangunan saat ambruk.
Dalam proses pencarian, petugas menemukan korban pertama di antara material bangunan yang runtuh. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Ade M. Djoen Sintang.
Sementara itu, satu korban lainnya masih dicari di tengah tumpukan material bangunan. Kondisi reruntuhan yang berserakan menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian dan evakuasi.
Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno memimpin langsung upaya pencarian bersama personel terkait dan dibantu warga setempat. Setelah berlangsung selama beberapa jam, korban kedua akhirnya ditemukan pada pukul 09.38 WIB.
Penemuan korban kedua tersebut mengakhiri proses pencarian terhadap dua tukang bangunan yang diketahui tinggal di bangunan tersebut.
Selain melakukan evakuasi, kepolisian juga melakukan penanganan di lokasi kejadian untuk memastikan proses pencarian berjalan dengan aman. Material reruntuhan dan kondisi bangunan menjadi perhatian petugas selama proses evakuasi berlangsung.
Hingga saat ini, Polres Sintang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya bangunan rumah yang sedang direnovasi tersebut.










