Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sintang Terima Banyak Usulan Pembangunan Jembatan dan Jalan

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Pembangunan jembatan penghubung antardesa, normalisasi sungai, serta peningkatan jalan masih menjadi kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Sintang. Hal tersebut terungkap dari hasil kegiatan reses ketiga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sintang yang dilaksanakan pada 23–28 Oktober 2026.

Aspirasi tersebut disampaikan dalam laporan Fraksi PDI Perjuangan pada Rapat Paripurna ke-7 Masa Persidangan III Tahun Anggaran 2026 di Ruang Sidang DPRD Sintang, Rabu (4/11/2026).

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan, Sebastian Jaba, mengatakan seluruh enam anggota fraksi telah melaksanakan kegiatan reses dan menyampaikan laporan hasil penyerapan aspirasi masyarakat.

Keenam anggota tersebut yakni Agustinus, Jimi Manopo, Wardianus, Yohanes Rumpak, Honoratus Guntur, dan Sebastian Jaba.

Dalam laporannya, Jaba mengungkapkan pembangunan jembatan masih menjadi salah satu usulan yang banyak disampaikan masyarakat. Jembatan tersebut dibutuhkan sebagai penghubung antardesa maupun akses masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain itu, masyarakat juga meminta pemerintah melakukan normalisasi sungai. Kondisi sungai yang mengalami pendangkalan dinilai menjadi salah satu penyebab terganggunya akses jalan ketika musim hujan.

“Setiap memasuki musim penghujan, banyak desa yang akses jalannya terputus. Hal ini karena pendangkalan dasar sungai dan lebar sungai yang tidak mampu menampung volume air yang tinggi,” kata Jaba.

Usulan lainnya adalah pembangunan dan peningkatan kualitas jalan. Menurutnya, hampir di setiap wilayah yang dikunjungi anggota fraksi, masyarakat masih mengharapkan perbaikan infrastruktur jalan agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu, terutama saat musim hujan.

Jaba mengatakan, seluruh aspirasi tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah daerah dan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan program pembangunan tahun berikutnya.

Ia juga menegaskan DPRD memiliki peran untuk menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada pemerintah daerah agar berbagai persoalan di lapangan dapat ditangani secara bertahap.

“Melalui kegiatan reses ini, kami berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan bersama. Kita perlu bahu-membahu menangani berbagai persoalan pembangunan yang masih dihadapi masyarakat Kabupaten Sintang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *