Kartiyus: ASN Sintang Harus Masuk Kotak 7, 8 dan 9 agar Bisa Dipromosikan

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang meningkatkan kompetensi agar memiliki peluang mendapatkan promosi jabatan. Salah satu caranya melalui hasil profiling ASN yang digunakan untuk memetakan potensi dan kemampuan setiap aparatur.

Kartiyus menegaskan, ASN harus berupaya mencapai kategori kotak 7, 8 dan 9 dalam pemetaan manajemen talenta. Kategori tersebut menjadi salah satu perhatian bagi ASN yang ingin mengembangkan karier dan mendapatkan kesempatan promosi.

Pesan itu disampaikan Kartiyus saat membuka Profiling ASN Pemkab Sintang Tahun 2026 di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sintang, pada Selasa, 27 Oktober 2026.

“ASN Pemkab Sintang harus berupaya agar bisa berada di kotak 7, 8 dan 9 supaya bisa mendapatkan promosi. Maka saat mengikuti profiling ini, pelan saja, jangan tergesa-gesa karena waktunya tiga jam. Kalian bersaing dengan diri sendiri,” pesan Kartiyus.

Menurutnya, pengembangan karier ASN tidak cukup hanya melihat masa kerja maupun kelengkapan administrasi. Pemerintah membutuhkan data yang menggambarkan kompetensi, potensi, kinerja, kualifikasi hingga rekam jejak setiap pegawai.

Melalui profiling, Pemkab Sintang diharapkan memiliki gambaran lebih lengkap untuk menentukan kebutuhan pengembangan karier dan pengisian jabatan. Prinsip yang ingin diwujudkan adalah menempatkan ASN sesuai kemampuan dan kebutuhan organisasi.

“Tujuan yang ingin kita capai adalah terwujudnya prinsip the right place and the right position, yakni penempatan yang tepat sesuai kompetensi, potensi, kinerja, integritas dan kebutuhan organisasi,” jelasnya.

Kartiyus juga mengingatkan hasil profiling bukan satu-satunya penentu promosi jabatan. Data tersebut harus dipadukan dengan penilaian kinerja, rekam jejak dan kualifikasi sesuai ketentuan.

Kepala BKPSDM Sintang Maryadi mengatakan, profiling tahun 2026 diikuti 347 ASN. Peserta terdiri dari 15 pejabat pimpinan tinggi pratama, 29 administrator, 66 pengawas, 58 pejabat fungsional dan 179 pelaksana.

Kegiatan berlangsung selama empat hari, 27-30 Oktober 2026, menggunakan 50 unit komputer di laboratorium BKPSDM.

Kartiyus meminta hasil profiling tidak berhenti menjadi laporan, tetapi benar-benar ditindaklanjuti untuk meningkatkan kualitas aparatur dan pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *