Sekda Sintang Soroti Selisih Data Stunting 10 Persen, Kecamatan Sintang Belum Deklarasi ODF

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus menyoroti perbedaan angka stunting berdasarkan hasil survei SSGI dan PPGM yang mencapai 10 persen. Selisih tersebut dinilai cukup besar dan perlu menjadi perhatian dalam upaya mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Sintang.

Menurut Kartiyus, perbedaan hasil survei dapat dipengaruhi lokasi pengambilan sampel. Apabila desa yang menjadi lokasi survei memiliki angka stunting tinggi, hasilnya dapat memengaruhi gambaran angka stunting di tingkat kabupaten.

“Ada selisih 10 persen hasil survei SSGI dan PPGM terhadap angka stunting di Kabupaten Sintang. Selisih itu sangat besar,” kata Kartiyus saat membuka Lokakarya Mini Lintas Sektor Wilayah Kerja Puskesmas Tanjungpuri, Kecamatan Sintang, di Aula CU Keling Kumang, Kamis 29 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, desa yang menjadi lokasi survei dapat mewakili kondisi daerah. Karena itu, persoalan data perlu diperhatikan agar gambaran kondisi stunting di Kabupaten Sintang lebih tepat.

Selain persoalan data, Kartiyus juga menyoroti capaian Open Defecation Free (ODF) atau kondisi bebas buang air besar sembarangan. Hingga saat ini, Kecamatan Sintang belum bisa mendeklarasikan ODF karena belum seluruh desa dan kelurahan memenuhi persyaratan.

Kartiyus menyebut baru tujuh desa dan kelurahan di Kecamatan Sintang yang sudah berstatus ODF. Kondisi tersebut berbeda dengan Kecamatan Binjai Hulu yang telah mendeklarasikan ODF tingkat kecamatan karena seluruh desanya sudah memenuhi target.

“Saya juga terus mendorong lurah dan kepala desa untuk mengupayakan deklarasi ODF. Kecamatan Binjai Hulu sudah deklarasi ODF tingkat kecamatan,” ujarnya.

Ia meminta pemerintah desa dan kelurahan terus mendorong perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam penggunaan fasilitas sanitasi yang sehat.

Kartiyus mengingatkan, persoalan sanitasi bukan hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga berhubungan dengan kesehatan masyarakat dan upaya mencegah stunting.

“Kalau bisa, seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Sintang segera memenuhi target ODF. Ini perlu kerja sama pemerintah dan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *