SINTANG, ujungjemari.id- Pemerintah Kabupaten Sintang berencana menambah tiga set alat Unit Pemelihara Jalan dan Jembatan (UPJJ) pada tahun 2026 mendatang.
Rencana ini disampaikan Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, usai Bupati Sintang memberikan tanggapan terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas nota keuangan dan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, di Gedung DPRD Sintang, Jumat (19/9/2025).
Ronny menjelaskan, penambahan alat tersebut sudah masuk dalam tahap perencanaan pemerintah daerah. “Kalau dalam perencanaan 2026, sekurang-kurangnya kita minta ada penambahan tiga set alat UPJJ,” ujar Ronny.
Satu set alat UPJJ terdiri dari excavator, grader, dan vibro. Saat ini, Pemkab Sintang sebenarnya memiliki empat set alat berat. Namun, hanya tiga set yang masih berfungsi dengan baik, sementara satu set lainnya sudah tidak bisa dipakai. Kondisi ini dinilai sangat terbatas mengingat luas wilayah Sintang yang terdiri dari 14 kecamatan dengan ratusan kilometer jalan yang harus dirawat setiap tahunnya.
Keterbatasan alat ini membuat pekerjaan perawatan jalan dan jembatan tidak bisa dilakukan secara cepat. Bahkan, di beberapa kecamatan, pengerjaan jalan harus menunggu giliran karena peralatan tidak mencukupi.
“Maka harapan kita dengan adanya tambahan tiga set nanti kinerja perawatan infrastruktur jalan dan jembatan bisa lebih optimal, karena selama ini alat yang ada sangat terbatas dan harus berpindah-pindah,” jelas Ronny.










