Bupati Sintang Ajak Masyarakat Ikut Ambil Bagian dalam Pembangunan

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengajak masyarakat ikut berkontribusi sesuai peran masing-masing, termasuk tidak mempersulit pelaksanaan proyek yang telah direncanakan demi kepentingan bersama.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Bala saat menghadiri pembukaan Musyawarah Pastoral (Muspas) Keuskupan Sintang di Rumah Retret Temenggung Tukong, Kecamatan Kelam Permai, Selasa 27 Oktober 2026

Bupati Bala mengatakan, partisipasi masyarakat dibutuhkan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan lancar. Menurutnya, kontribusi tidak harus berupa jabatan atau kewenangan besar, tetapi bisa dimulai dengan mendukung kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat.

“Jangan menunggu kita jadi anggota DPR RI baru ikut membangun, jangan menunggu jadi gubernur, wakil gubernur, anggota dewan atau bupati baru ikut membangun. Kita semua bisa ikut membangun dan harus ada andil,” ujar Bupati Bala.

Ia mencontohkan, salah satu bentuk dukungan masyarakat adalah membantu kelancaran pekerjaan pembangunan, termasuk dalam persoalan pembebasan lahan. Program yang sudah diperjuangkan pemerintah bisa terhambat apabila persoalan di lapangan tidak diselesaikan bersama.

Bupati Bala menjelaskan, pemerintah daerah juga menghadapi persyaratan administrasi ketika mengusulkan pembangunan melalui pemerintah pusat. Salah satu hal penting ialah kepastian status tanah yang akan digunakan untuk pembangunan.

Karena itu, ia mengingatkan para kepala desa agar mendata aset desa dan segera mengurus sertifikatnya. Kelengkapan dokumen tersebut dapat membantu pemerintah ketika membutuhkan lahan untuk pembangunan fasilitas publik.

“Paling tidak, ikut membangun itu dengan tidak mempersusah dan tidak mempersulit pembangunan atau kegiatan yang datang ke tempat kita,” katanya.

Bupati Bala mengakui, pemerintah perlu bekerja keras memperjuangkan anggaran dan program pembangunan. Namun, dukungan masyarakat tetap diperlukan agar upaya tersebut tidak terhambat persoalan administrasi maupun kendala di lapangan.

Ia juga meminta para kepala desa, termasuk yang hadir dalam forum Muspas, aktif mendata kebutuhan masyarakat dan menyiapkan informasi yang diperlukan ketika pemerintah meminta usulan pembangunan.

Menurutnya, perencanaan yang baik dan kelengkapan dokumen sejak awal akan membantu mempercepat proses pengusulan program serta mengurangi kendala ketika kegiatan akan dilaksanakan.

Bupati Bala berharap masyarakat, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan dapat mengambil bagian dalam pembangunan sesuai kapasitas masing-masing.

“Kita semua bisa ikut membangun. Memang kita tidak bisa menentukan sendiri anggaran itu berapa dan ditempatkan di mana, tetapi jangan sampai ketika pemerintah sudah berusaha membawa pembangunan ke sini, kita sendiri yang menghambatnya,” tegas Bupati Bala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *