SINTANG, ujungjemari.id- Fasilitas dasar di RSUD Ade M Djoen Sintang masih menjadi sorotan. Persoalan air yang tidak mengalir, WC, keran air hingga pendingin ruangan atau AC sempat dikeluhkan masyarakat. Komisi C DPRD Sintang mengingatkan manajemen rumah sakit agar tidak menunggu keluhan pasien baru melakukan perbaikan.
Ketua Komisi C DPRD Sintang Anastasia mengatakan, persoalan fasilitas rumah sakit tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat bersama manajemen RSUD, Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, OPD dan instansi terkait di DPRD Sintang, pada Kamis (5/11/2026).
Menurut Anastasia, fasilitas dasar rumah sakit bukan persoalan sepele. Air bersih, toilet yang layak dan ruangan yang nyaman merupakan kebutuhan pasien maupun keluarga yang mendampingi selama menjalani perawatan.
Ia mengungkapkan, saat aliran air mengalami gangguan, masyarakat bahkan terpaksa menggunakan tong sampah untuk menampung air. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan fasilitas rumah sakit yang harus mendapat perhatian serius.
“Waktu air macet, masyarakat sampai menggunakan tong sampah untuk menampung air. Tentu kondisi seperti ini perlu diperhatikan karena rumah sakit merupakan tempat pelayanan masyarakat,” kata Anastasia.
Dalam pembahasan tersebut, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa sejumlah fasilitas yang dikeluhkan sudah mulai diperbaiki. Perbaikan meliputi WC, keran air dan AC.
Anastasia mengapresiasi langkah perbaikan itu. Namun, ia mengingatkan agar pembenahan tidak hanya dilakukan setelah masyarakat menyampaikan keluhan. Manajemen rumah sakit harus memiliki perhatian rutin terhadap kondisi sarana dan prasarana.
Menurutnya, pelayanan rumah sakit tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan tenaga medis dalam menangani pasien. Lingkungan yang bersih, ketersediaan air dan fasilitas yang layak juga menjadi bagian dari pelayanan yang harus dipenuhi.
Komisi C berharap manajemen RSUD Ade M Djoen melakukan evaluasi secara berkala agar persoalan serupa tidak terus berulang. Pasien yang datang untuk mendapatkan pengobatan seharusnya tidak lagi dibebani persoalan fasilitas dasar.
“Jangan menunggu sampai masyarakat mengeluh dulu baru diperbaiki. Rumah sakit harus memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarga yang datang berobat,” pungkasnya.









