Sekolah Karya Bangsa Cari Bibit Juara Spelling Bee, Targetkan Anak Sintang Tembus Kompetisi Internasional

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Anak-anak berbakat di Kabupaten Sintang berpeluang membawa nama daerah ke kompetisi bahasa Inggris tingkat lebih tinggi. Melalui lomba Spelling Bee tingkat SD/MI, Sekolah Karya Bangsa mulai menjaring peserta potensial yang dapat dibina untuk bersaing di tingkat provinsi, nasional hingga internasional.

Founder Sekolah Karya Bangsa, Andreas Surianto, mengatakan kompetisi Spelling Bee bukan sekadar perlombaan mengeja kosakata bahasa Inggris. Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kepercayaan diri, melatih konsentrasi dan membiasakan anak berani tampil di hadapan umum.

“Spelling Bee sangat bagus untuk anak-anak, terutama dalam membangun kepercayaan diri atau self-confidence. Selain itu, kegiatan ini melatih anak lebih fokus dan berani tampil di depan umum. Hal tersebut sangat penting bagi perkembangan mereka,” kata Andreas kepada Pojokkalbar.com, Selasa (3/11/2026), usai menghadiri Lomba Spelling Bee Tingkat SD/MI di Kota Sintang dan sekitarnya yang diselenggarakan SMP Karya Bangsa.

Menurut Andreas, pengalaman mengikuti kompetisi sejak usia dini juga mengajarkan anak menghadapi persaingan secara sehat dan adil. Kemampuan tersebut menjadi bekal ketika mereka menghadapi tantangan yang lebih luas pada masa mendatang.

Ia berharap kompetisi ini tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi menjadi langkah awal untuk menemukan anak-anak yang memiliki kemampuan menonjol dalam bahasa Inggris.

“Minimal Sekolah Karya Bangsa sudah memulai langkah untuk mencari bibit-bibit potensial di bidang Spelling Bee. Dari kompetisi ini kita bisa melihat anak-anak yang memiliki kemampuan bagus untuk kemudian dibina dan dipersiapkan ke jenjang berikutnya,” ujarnya.

Andreas menjelaskan, Spelling Bee juga dikenal sebagai kompetisi yang diselenggarakan hingga tingkat internasional. Karena itu, peserta yang menunjukkan kemampuan terbaik di Sintang diharapkan memiliki kesempatan mengikuti kompetisi lanjutan sesuai mekanisme yang tersedia.

Menariknya, kesempatan tersebut tidak dibatasi hanya untuk siswa Sekolah Karya Bangsa. Peserta dari sekolah negeri maupun swasta memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan pembinaan dan dipersiapkan mewakili Kabupaten Sintang.

Andreas mengaku bangga melihat keberanian sejumlah peserta menggunakan bahasa Inggris saat berkomunikasi. Meski belum fasih, keberanian untuk mencoba dinilainya sebagai modal penting.

“Beberapa anak yang saya ajak berbicara tadi ternyata sudah bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Walaupun belum terlalu fasih, mereka sudah berani mengucapkannya. Menurut saya, itu yang paling penting,” katanya.

Ia juga menyambut dukungan Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala terhadap kegiatan tersebut. Dukungan pemerintah dinilai dapat mendorong semakin banyak sekolah mengadakan kegiatan serupa.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan Spelling Bee ini, apalagi mendapat dukungan dari Bupati Sintang. Harapan kami, anak-anak Sintang dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih baik dan mampu bersaing dengan dunia luar,” tuturnya.

Melalui kompetisi ini, Sekolah Karya Bangsa berharap semakin banyak potensi anak Sintang ditemukan, dikembangkan dan mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan di panggung yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *