Bupati Sintang Ajak Umat Katolik Jadi Teladan Kebaikan

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Umat Katolik di Kabupaten Sintang diajak menjadi teladan dalam menjaga kerukunan dan menyebarkan kebaikan di tengah masyarakat yang beragam. Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengingatkan, kekompakan umat hendaknya digunakan untuk melakukan hal positif, bukan membangun jarak dengan pemeluk agama lain.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Bala saat menghadiri pembukaan Musyawarah Pastoral (Muspas) Keuskupan Sintang di Rumah Retret Temenggung Tukong, Kecamatan Kelam Permai, Selasa 27 Oktober 2026.

Menurut Bupati, umat Katolik perlu menunjukkan sikap yang mencerminkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kehadiran umat dapat memberikan manfaat dan menjadi contoh bagi masyarakat di sekitarnya.

“Saya berharap kita harus selalu menginspirasi umat lain. Kita harus menawarkan kebaikan-kebaikan dan menjadi role model bagaimana kita bisa dicontoh,” ujar Bupati Bala.

Tokoh umat katolik ini mengingatkan, menjaga kekompakan dalam komunitas sendiri merupakan hal penting. Namun, kekompakan tersebut harus diarahkan untuk memperkuat persaudaraan dan menciptakan kehidupan bersama yang harmonis.

Menurutnya, kesetiaan terhadap Gereja dan keyakinan masing-masing tidak boleh menjadi alasan untuk bermusuhan dengan pemeluk agama lain. Sebaliknya, komitmen terhadap iman harus berjalan seiring dengan sikap menghormati perbedaan.

Bupati Bala juga menekankan bahwa Indonesia merupakan negara yang menjamin kehidupan beragama. Karena itu, setiap umat beragama perlu membangun hubungan yang baik dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kalau kita kompak, biasanya kita sudah cukup kompak. Tetapi, jangan sampai kekompakan kita itu justru untuk hal yang kurang baik dengan umat lain. Kita harus selalu kompak menawarkan kebaikan, supaya kebaikan kita bisa menjadi referensi bagi kawan-kawan lain,” katanya.

Bupati Bala menegaskan, sebagai kepala daerah, dirinya memiliki tanggung jawab untuk menjaga kehidupan masyarakat yang aman dan rukun tanpa membedakan latar belakang agama.

Ia berharap umat Katolik terus konsisten menjalankan ajaran Gereja sekaligus berperan aktif merawat kebersamaan di Kabupaten Sintang.

Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian pembukaan Muspas Keuskupan Sintang yang dibuka Uskup Sintang Mgr. Samuel Oton Sidin, OFM.Cap. Kegiatan itu juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta para pelayan Gereja.

“Kita harus tetap setia dengan Gereja kita, tetapi bukan berarti kalau kita setia dengan kita, harus bermusuhan dengan yang lain. Kitalah yang menjadi role model untuk keamanan dan kebersamaan di Kabupaten Sintang ini,” tegas Bupati Bala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *