Sintang Ekspo Ditutup, Sekda Ingatkan Bahaya Puntung Rokok di Tengah Kabut Asap

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Sintang Ekspo 2026 berakhir di tengah persoalan kebakaran dan kabut asap yang masih terjadi di Kabupaten Sintang. Sekretaris Daerah Sintang Kartiyus meminta masyarakat tidak sembarangan membuang puntung rokok yang bisa menjadi pemicu kebakaran.

Pesan itu disampaikan Kartiyus saat menutup rangkaian Sintang Ekspo, Panggung Hiburan Rakyat, Pameran Pembangunan dan Ekonomi Kreatif serta Kelam Tourism Festival di Sintang, Minggu malam, 20 September 2026.

“Kami mengimbau agar masyarakat menjaga pemantik kita. Jangan buang puntung rokok sembarangan. Tim kami terus memadamkan kebakaran yang terjadi. Dan berdoalah supaya hujan segera turun, supaya kabut asap bisa hilang,” imbau Kartiyus.

Menurut Kartiyus, pelaksanaan Sintang Ekspo 2026 secara umum berlangsung lancar hingga hari terakhir. Ia berharap kondisi cuaca lebih baik sehingga pelaksanaan kegiatan serupa tahun depan dapat berlangsung lebih meriah.

“Saya senang akhirnya kegiatan Sintang Ekspo 2026 bisa dilaksanakan dengan lancar sampai hari terakhir ini. Mudah-mudahan tahun depan cuaca bagus sehingga kegiatan Sintang Ekspo bisa dilaksanakan lebih meriah,” harap Kartiyus.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang Hendrika mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama 10 hari. Pameran melibatkan 152 peserta dari berbagai unsur.

“Pameran diikuti 152 peserta yang terdiri dari 20 stan OPD dan BUMD, 11 stan otomotif, 65 stan PKL dan 34 stan UMKM,” terang Hendrika.

Selain pameran, panggung utama setiap malam diisi berbagai kegiatan, mulai dari festival band umum, festival band pelajar, lomba gerak dan tari hingga pemilihan duta pariwisata.

Masyarakat juga ikut tampil membawa karya seni, seperti tari-tarian dan menyanyi.

“Ada juga penampilan karya seni dari masyarakat seperti tari-tarian dan menyanyi. Terima kasih kepada warga yang sudah menyumbangkan kreativitas mereka di panggung hiburan rakyat ini tanpa kita perlu membiayai,” terang Hendrika.

Pada malam penutupan, panitia menampilkan para pemenang Festival Band Pelajar, Lomba Gerak dan Tari serta Duta Pariwisata. Piala dan piagam juga diserahkan kepada pemenang lomba antar-OPD dan stan terbaik.

Penutupan semakin meriah dengan penampilan dua anggota Arwana Band, Hendri Lamiri dan Yan Machmud.

Meski Sintang Ekspo telah berakhir, Pemerintah Kabupaten Sintang masih memiliki agenda besar berikutnya, yakni Festival Lestari yang dijadwalkan berlangsung pada 4-7 November 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *