SINTANG, ujungjemari.id- Kondisi jembatan gantung di Desa Neran Baya, Kecamatan Kayan Hilir, Kabupaten Sintang, kian mengkhawatirkan. Akses utama yang menghubungkan lima desa itu kini dinilai membahayakan keselamatan warga yang melintas setiap hari.
Jembatan tersebut menjadi jalur vital bagi masyarakat Desa Neran Baya, Sungai Buaya, Sungai Sintang, Batu Netak, dan Sungai Garong. Ribuan warga bergantung pada jembatan ini untuk menuju pasar, sekolah, hingga layanan kesehatan di pusat kecamatan.
Anggota DPRD Sintang dari daerah pemilihan Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Hilir, Juni, mengaku telah meninjau langsung kondisi jembatan. Ia menyebut kerusakan yang terjadi sudah sangat parah dan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut.
“Saya telah melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi beberapa waktu lalu, dan hasilnya sungguh memprihatinkan. Kondisi ini jelas tidak dapat dibiarkan begitu saja karena banyak sekali aktivitas masyarakat yang mengandalkan jembatan ini setiap hari,” ujarnya, Kamis, 2 April 2026 kemarin.
Menurutnya, kondisi jembatan saat ini tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna, terutama anak-anak dan lansia yang setiap hari melintas.
Juni meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tersebut. Ia menilai penanganan darurat sangat diperlukan agar jembatan tetap bisa digunakan sambil menunggu perbaikan permanen.
“Terkait jembatan gantung memang harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah mengingat kondisi sangat memprihatinkan,” katanya.
Politisi Partai Gerindra ini juga mengingatkan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Jika tidak segera ditangani, kerusakan jembatan dikhawatirkan akan semakin parah dan berpotensi memutus akses antar desa.
Juni memastikan dirinya akan terus mengawal persoalan ini hingga ada solusi konkret dari pemerintah daerah. Ia berharap perbaikan bisa segera dilakukan sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Kedepan pun akan saya usahakan penganggaran untuk renovasi secara menyeluruh,” pungkasnya.






