Ribuan Penonton Padati Stadion Baning, Bupati Sintang Sebut Kapura Fest Bukti Sintang Tetap Damai

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Lautan manusia memadati Stadion Baning Sintang pada Sabtu (30/5/2026) malam. Ribuan penonton dari berbagai daerah di Kalimantan Barat berkumpul untuk menyaksikan Kapuas Raya Festival atau Kapura Fest 2026 yang menghadirkan sederet musisi populer, mulai dari Tino Ame, Ecko Show hingga Denny Caknan.

Di tengah meriahnya konser musik terbesar di wilayah Kapuas Raya tersebut, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Kapura Fest menjadi bukti bahwa Kabupaten Sintang tetap aman dan damai.

“Dengan kebersamaan dan kehadiran semua orang yang ada di arena Stadion Baning Sintang ini, satu harapan dari saya adalah Sintang harus damai,” ujar Bala di hadapan ribuan penonton.

Menurutnya, suasana tertib dan antusiasme masyarakat yang hadir dalam jumlah besar menunjukkan bahwa masyarakat Sintang mampu menjaga kebersamaan dalam keberagaman.

“Damai ini yang harus kita pastikan di Kabupaten Sintang dan secara khusus di arena Kapuas Raya Festival ini. Kedamaian itu dibuktikan malam ini kita mampu dan bisa menyelenggarakan Kapura Fest 2026,” tegasnya.

Kapura Fest 2026 menjadi magnet hiburan bagi masyarakat Kapuas Raya. Kehadiran penyanyi koplo nasional Denny Caknan sebagai bintang utama sukses menarik perhatian penggemar dari berbagai kabupaten di Kalimantan Barat.

Tak hanya itu, penonton juga dihibur penampilan penyanyi Dayak populer Tino Ame yang membawakan sejumlah lagu andalannya. Sementara Ecko Show turut mengguncang panggung dengan lagu-lagu yang viral di media sosial, termasuk “Tor Monitor Ketua”.

Bala juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, para artis yang tampil, serta masyarakat yang rela membeli tiket untuk menyaksikan konser tersebut.

“Kepada panitia saya mengucapkan terima kasih sudah melaksanakan Kapura Fest 2026. Kepada semua artis baik yang datang dari seberang sana maupun yang lokal di sini saya mengucapkan terima kasih,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap aktivitas ekonomi yang tercipta dari penyelenggaraan acara turut memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

“Begitu juga dengan adik-adik, dengan anak-anak kami yang sudah berdiri di sini rela membayar. Terima kasih. Karena dari pembayaran kalian ada sedikit pajak untuk Kabupaten Sintang,” ujar Bala yang disambut tepuk tangan penonton.

Selain menjadi ajang hiburan, Kapura Fest 2026 juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Panitia membuka ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk berjualan selama kegiatan berlangsung sehingga ikut merasakan manfaat dari tingginya jumlah pengunjung.

Melalui festival ini, Kapuas Raya tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat identitas daerah, menggerakkan ekonomi lokal dan menunjukkan bahwa Sintang tetap menjadi daerah yang aman, damai dan mampu menggelar event berskala besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *