SINTANG, ujungjemari.id- Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menegaskan pembangunan daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar mengejar banyaknya proyek yang dikerjakan pemerintah.
Hal itu disampaikan Bupati Bala saat meresmikan 22 proyek pembangunan Kabupaten Sintang Tahun 2026 dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (20/8/2026).
Peresmian dipusatkan di Gedung Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPSR) RSUD Ade M Djoen Sintang, yang juga menjadi salah satu proyek pembangunan yang diresmikan.
Menurut Bupati Bala, momentum kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata melalui pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Ia mengatakan pembangunan yang dilakukan Pemkab Sintang harus mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga setiap program dapat dilaksanakan secara terarah, terukur, berkelanjutan dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kemerdekaan bukan hanya untuk kita peringati, tetapi juga harus kita isi dengan kerja nyata dan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Bupati Bala.
Bupati Bala menilai pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Jalan dan jembatan, fasilitas kesehatan, sarana pendidikan maupun fasilitas pelayanan dasar lainnya menjadi fondasi untuk meningkatkan aktivitas masyarakat.
Dengan infrastruktur yang semakin baik, kata dia, akses masyarakat terhadap pusat pelayanan dan kegiatan ekonomi juga semakin terbuka.
Kondisi tersebut diharapkan dapat memperkuat perekonomian daerah, meningkatkan daya saing, mengurangi kesenjangan antarwilayah dan membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk berkembang.
Namun, Bupati Bala mengakui kebutuhan pembangunan di Kabupaten Sintang masih sangat besar, sementara kemampuan anggaran daerah terbatas.
Karena itu, pembangunan ke depan harus dilakukan berdasarkan skala prioritas, efisien, tepat sasaran, transparan dan akuntabel.
Ia menegaskan pemerintah tidak ingin pembangunan hanya diukur dari jumlah proyek yang dilaksanakan. Hal yang lebih penting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat setelah pembangunan selesai.
“Kita tidak ingin pembangunan hanya berorientasi pada banyaknya proyek yang dilaksanakan, tetapi yang lebih penting adalah seberapa besar manfaat pembangunan tersebut dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Bupati Bala juga meminta seluruh perangkat daerah memperkuat perencanaan, pelaksanaan, pengawasan hingga pemeliharaan hasil pembangunan.
Masyarakat juga diharapkan ikut menjaga dan memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah dibangun pemerintah dengan sebaik-baiknya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 22 proyek pembangunan diresmikan, mulai dari fasilitas kesehatan, pendidikan, jalan, jembatan, sarana air bersih hingga proyek rekonstruksi jembatan di sejumlah wilayah Sintang.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Bala didampingi Wakil Bupati Florensius Ronny dan Sekda Sintang Kartiyus. Selanjutnya dilakukan pemotongan pita di pintu masuk Gedung IPSR RSUD Ade M Djoen Sintang.
Kegiatan turut dihadiri Direktur RSUD Ade M Djoen Sintang dr. Bagus Zodiak Adibrata, anggota DPRD Sintang, jajaran OPD, instansi vertikal, Forkopimda serta tamu undangan lainnya.
Bupati Bala berharap seluruh proyek yang telah selesai dibangun dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan aktivitas masyarakat serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Sintang yang semakin maju, sejahtera dan berkelanjutan.
“Saya berharap proyek yang hari ini kita resmikan dapat memberikan manfaat yang nyata, meningkatkan kualitas pelayanan dan aktivitas masyarakat, serta menjadi bagian dari langkah bersama dalam mewujudkan Kabupaten Sintang yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” ujar Bupati Bala.










