SINTANG, ujungjemari.id- Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala meminta penderita bibir sumbing dan celah langit-langit didata hingga ke pelosok daerah.
Pendataan ini terutama ditujukan bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis, tetapi terkendala biaya.
Bupati mengatakan, kemungkinan masih ada anak-anak maupun warga di wilayah pedalaman Sintang yang mengalami bibir sumbing dan belum mendapatkan penanganan.
Karena itu, ia meminta pemerintah desa, perangkat daerah terkait, tenaga kesehatan dan jajaran TNI ikut membantu mendata para penderita.
“Saya yakin masih ada anak-anak kita dan masyarakat kita yang mengalami bibir sumbing, terutama yang kurang mampu, tetapi belum terdata dan belum mendapatkan penanganan,” ujarnya, di RS Kesrem Sintang, Selasa 18 Agustus 2026.
Menurutnya, data tersebut sangat penting. Ketika ada kegiatan bakti sosial berupa operasi bibir sumbing gratis, masyarakat yang sudah terdata dapat segera dihubungi dan mengikuti operasi tanpa harus terbebani biaya.
“Jadi ketika ada kegiatan operasi gratis seperti ini, mereka sudah terdata dan bisa langsung kita arahkan untuk mendapatkan penanganan,” katanya.
Buoati mengakui, Pemerintah Kabupaten Sintang tidak mungkin bekerja sendiri untuk menjangkau seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah pedalaman.
Kondisi geografis Sintang yang luas membuat dukungan dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, TNI dan berbagai pihak sangat dibutuhkan.
Pendataan juga diharapkan dilakukan sedini mungkin, terutama terhadap anak-anak, agar mereka bisa mendapatkan penanganan pada usia yang tepat.
Bibir sumbing bukan hanya berkaitan dengan penampilan. Kondisi ini dapat membuat anak merasa minder dan kurang percaya diri ketika bergaul dengan teman-temannya.
Celah pada langit-langit juga dapat memengaruhi kemampuan anak dalam berbicara dan melafalkan kata dengan jelas.
Perwakilan Tim Medis RSPAD Gatot Soebroto, Mayjen TNI Purnawirawan Asrofi S. Surachman, menjelaskan penanganan bibir sumbing idealnya dilakukan sejak usia dini.
Penanganan lebih awal dapat membantu tumbuh kembang anak dan mendukung kemampuan berbicara agar berkembang secara optimal.
Bupati berharap pendataan penderita bibir sumbing terus dilakukan dan diperbarui, sehingga tidak ada masyarakat kurang mampu yang terlewat ketika program operasi gratis kembali digelar.










