Paskibraka Sintang Tampilkan Formasi Garuda, Dilatih 9 Hari untuk Momen HUT RI

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Ada pemandangan berbeda dalam upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Baning Sintang, Senin (17/8/2026).

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sintang Tahun 2026 menampilkan formasi Burung Garuda saat menjalankan tugas pada upacara pagi dan sore.

Formasi tersebut menjadi simbol yang menggambarkan kekuatan dan persatuan bangsa Indonesia. Penampilan itu juga menjadi bagian yang menarik perhatian dalam pelaksanaan upacara kemerdekaan di Kabupaten Sintang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, mengatakan formasi Burung Garuda memang sengaja dipilih dalam pelaksanaan tugas Paskibraka tahun ini.

Menurutnya, Garuda bukan hanya lambang negara, tetapi juga memiliki makna tentang kedaulatan dan identitas bangsa.

“Burung Garuda sebagai lambang negara Indonesia melambangkan kekuatan, persatuan, dan identitas nasional yang mendalam. Garuda juga melambangkan kedaulatan dan martabat bangsa, menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang merdeka dan tidak mudah tunduk pada penjajahan,” terang Abdul Syufriadi.

Ia menambahkan, makna persatuan juga terlihat dari pita yang dicengkeram Burung Garuda dengan tulisan Bhinneka Tunggal Ika.

“Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Ini mencerminkan pentingnya persatuan dalam keragaman budaya, etnis, dan agama di Indonesia,” tambahnya.

Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Indra Gunawan, menjelaskan Paskibraka Kabupaten Sintang tahun ini berjumlah 33 pelajar SMA sederajat.

Terdiri dari 12 putri dan 21 putra. Mereka kemudian diperkuat 10 personel Brimob C Pelopor Pandan, 10 personel Samapta Polres Sintang dan 15 anggota TNI.

“Sehingga totalnya 68 orang,” terang Indra Gunawan.

Untuk menampilkan formasi Garuda tersebut, para anggota menjalani pemusatan latihan selama sembilan hari. Mereka mendapatkan latihan dan bimbingan dari personel TNI dan Polri.

Hasil latihan itu kemudian diperlihatkan saat upacara pengibaran dan penurunan bendera. Paskibraka mampu menjalankan tugas dengan baik sekaligus membentuk formasi Garuda sesuai yang telah dipersiapkan.

“Untuk bisa membentuk formasi Burung Garuda ini, kita melakukan pemusatan latihan selama 9 hari. Mereka dilatih anggota TNI dan Polri. Dan hari ini sukses melaksanakan tugas dengan baik untuk mengibarkan bendera Merah Putih dan membentuk formasi Burung Garuda,” kata Indra Gunawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *