Perbaikan Jalan Bedayan-Nanga Libau Dimulai, Warga Diminta Ikut Mengawal

oleh
Mariono

SINTANG, ujungjemari.id- Perbaikan ruas jalan Bedayan menuju Desa Nanga Libau, Kecamatan Sepauk, mulai dikerjakan. Pemerintah kecamatan memastikan proses pengerjaan sudah berjalan setelah alat berat tiba di lokasi.

Camat Sepauk, Mariono mengatakan pihaknya telah turun langsung meninjau kondisi jalan yang selama ini dikeluhkan warga. Ia mengakui kerusakan jalan tergolong cukup parah dan tersebar di banyak titik.

“Alat sudah berada di lokasi dan pekerjaan mulai berjalan. Kondisi jalan memang cukup parah, hampir di sepanjang ruas terdapat kerusakan,” kata Mariono, Kamis 9 April 2026.

Ia menjelaskan, kerusakan tidak hanya terjadi pada badan jalan, tetapi juga pada sistem drainase yang belum tertata dengan baik. Hal ini menyebabkan air kerap mengalir ke badan jalan saat hujan dan mempercepat kerusakan.

“Kita lihat drainasenya perlu dibenahi. Air sering masuk ke badan jalan, itu yang membuat kondisi cepat rusak,” ujarnya.

Mariono mengaku telah mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga kondisi jalan, terutama dengan memastikan aliran air tidak mengarah ke badan jalan saat hujan turun.

Ia juga meminta perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) ikut mengawal proses pengerjaan agar berjalan sesuai harapan.

“Saya sudah sampaikan ke masyarakat dan perangkat desa untuk bersama-sama mengawal pekerjaan ini supaya hasilnya baik,” ucapnya.

Terkait material, pemerintah kecamatan masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Ketersediaan batu di wilayah Bedayan dinilai terbatas sehingga perlu didatangkan dari luar.

“Kita akan gunakan material batu, tapi di lokasi cukup sulit didapat. Kemungkinan akan didatangkan dari tempat lain dan itu perlu koordinasi,” jelasnya.

Selain itu, keterlibatan pihak swasta dan perusahaan juga diharapkan dapat membantu kelancaran pekerjaan, terutama dalam penyediaan material maupun dukungan lainnya.

Mariono menegaskan, pengerjaan jalan tidak mengejar kecepatan semata, melainkan kualitas agar hasilnya bisa bertahan lama.

Ia menyebut, warga juga telah menyepakati untuk mendukung pengerjaan, termasuk menyediakan lahan untuk pembangunan saluran air di sepanjang jalan.

“Kita tidak mengejar cepat selesai, tapi kualitas yang kita utamakan. Warga juga sudah sepakat membantu, termasuk menyediakan lahan untuk drainase,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *