Reses Fraksi Gerindra DPRD Sintang Tampung Usulan Jalan Tani hingga Bantuan Bibit

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Pembangunan jalan usaha tani, jembatan, bantuan pupuk, hingga pengadaan bibit sawit menjadi sejumlah aspirasi masyarakat yang dihimpun Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kabupaten Sintang dalam kegiatan reses III Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026.

Aspirasi tersebut disampaikan masyarakat saat enam anggota Fraksi Gerindra turun langsung ke desa dan kecamatan di Kabupaten Sintang pada 23–28 Oktober 2026.

Juru Bicara Fraksi Gerindra, Vaulinus Lanan, menyampaikan bahwa seluruh anggota fraksi telah melaksanakan reses dan menghimpun berbagai kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.

Menurut Lanan, kegiatan reses menjadi kesempatan bagi anggota DPRD untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus melihat kondisi di lapangan. Masukan yang diterima selanjutnya menjadi bahan informasi dan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menentukan program pembangunan.

“Reses ini bukan hanya untuk mendengar usulan masyarakat, tetapi juga melihat langsung kondisi dan kebutuhan warga di lapangan,” kata Lanan saat menyampaikan laporan fraksi dalam Rapat Paripurna ke-7 DPRD Sintang, Rabu 4 November 2026.

Beberapa usulan yang dihimpun berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur dasar dan peningkatan ekonomi masyarakat. Di antaranya pembangunan pagar Gereja Santo Yosep, pengadaan pupuk, sumur bor, bibit sawit, serta pembangunan jalan usaha tani dan jembatan menuju Tulungai.

Aspirasi pembangunan infrastruktur juga disampaikan warga Desa Emparu, Kecamatan Dedai. Masyarakat mengusulkan pembangunan jalan rabat beton di RT 04 Dusun Sidomukti dan RT 01 Dusun Pengan, serta pembangunan dan peningkatan jalan produksi di Dusun Pengan dan Pengan Bungkang.

Sementara itu, masyarakat Desa Merimpit Baru, Kecamatan Dedai, mengusulkan pembangunan jalan tani, peningkatan jalan Dusun Merimpit, pengadaan bibit babi dan bibit sawit, pembangunan embung, serta pengadaan herbisida.

Lanan menjelaskan, berbagai usulan tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah dan pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan serta kemampuan anggaran.

“Kami berharap aspirasi yang telah disampaikan masyarakat ini dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah, sehingga kebutuhan warga bisa diperjuangkan dan mendapat perhatian dalam program pembangunan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *