SINTANG, ujungjemari.id- Sebanyak 32 warga mendapat kesempatan menjalani operasi bibir sumbing secara gratis dalam Karya Bakti Besar TNI Angkatan Darat di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Kegiatan tersebut digelar di Rumah Sakit Tingkat IV Pratama Sintang milik Detasemen Kesehatan Wilayah TNI Angkatan Darat di Sintang, Selasa (18/8/2026).
Operasi gratis ini menjadi kabar baik bagi warga yang selama ini membutuhkan penanganan medis, tetapi terkendala biaya. Program tersebut merupakan bentuk kerja sama TNI AD bersama Smile Train dan tenaga kesehatan untuk membantu masyarakat.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala turut hadir dalam pembukaan kegiatan bersama Ketua dan Tim Smile Train Jakarta, Mayjen (Purn) dr. Budiman dan Mayjen (Purn) dr. Asrofi Surachman, Kasrem 121 Alambhana Wanawai Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki, Dandenkesyah Letkol Ckm. Cipto Danu Susilo Maruto, Forkopimda serta para tenaga medis.
Bupati Bala mengapresiasi pelaksanaan operasi tersebut. Menurutnya, kegiatan itu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan tindakan medis namun memiliki keterbatasan ekonomi.
“Ini karya yang mulia, Pemkab Sintang mendukung dan berterima kasih atas karya bakti yang dilakukan oleh TNI Angkatan Darat dengan melakukan operasi bibir sumbing secara gratis bagi warga Kabupaten Sintang. Ini sangat membantu warga kami yang mengalami bibir sumbing,” terang Bupati Bala.
Dari 32 pasien yang menjalani operasi, tidak seluruhnya berasal dari Kabupaten Sintang. Beberapa pasien juga datang dari Kabupaten Sanggau dan Kapuas Hulu.
Menurut Bupati Bala, kondisi wilayah Sintang yang luas dengan jumlah penduduk sekitar 480 ribu jiwa membuat pelayanan kesehatan membutuhkan dukungan banyak pihak.
“Sintang ini terlalu luas dengan jumlah penduduk 480.000 jiwa. Dan hari ini ada 32 orang yang mengalami bibir sumbing akan menjalani operasi gratis, meskipun 32 orang ini tidak hanya berasal dari Sintang saja, tetapi ada dari Sanggau dan Kapuas Hulu. Sekali lagi, terima kasih Smile Train dan keluarga besar TNI AD,” ujarnya.
Bupati Bala kemudian meminta pemerintah desa lebih aktif mendata warga yang mengalami kondisi khusus, termasuk bibir sumbing dan celah langit-langit mulut.
Menurutnya, data tersebut penting agar ketika ada program operasi gratis, pemerintah dapat segera mengetahui siapa saja warga yang membutuhkan.
“Saya mendorong pemerintah desa di Kabupaten Sintang untuk mendata warganya yang mengalami kondisi khusus seperti bibir sumbing, celah langit-langit mulut, atau kondisi lainnya, sehingga kalau ada program operasi gratis, datanya sudah ada,” harapnya.










