Dewan Sintang Minta Pemda Jaga Keseimbangan Pembangunan di Tengah Efisiensi Anggaran

oleh
Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan, Wardianus

SINTANG, ujungjemari.id- Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) DPRD Kabupaten Sintang meminta pemerintah daerah untuk terus menjaga keseimbangan pembangunan meski kondisi keuangan daerah sedang dilakukan efisiensi.

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan, Wardianus, menegaskan bahwa pembangunan tetap harus mengutamakan hal-hal yang strategis dan produktif, terutama pembangunan infrastruktur dasar. Menurutnya, infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan menjadi penopang penting bagi percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur dasar sangatlah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Masyarakat akan lebih sejahtera apabila akses transportasi lancar dan terhubung dengan baik,” kata Wardianus saat menyampaikan pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan.

Wardianus juga menyoroti sejumlah ruas jalan di beberapa kecamatan yang kondisinya sudah sangat parah dan membutuhkan perhatian segera. Fraksi PDI Perjuangan meminta agar pemerintah daerah memperbaiki jalan UPJJ Begadong di Kecamatan Tempunak, jalan pintas dari depan SMA Negeri 1 Tebelian menuju arah PT WPP, jalan Landau Bara menuju Nanga Ungai sepanjang sekitar 3 kilometer, serta jalan Nanga Ungai menuju Nanga Oran di Kecamatan Kayan Hulu sepanjang kurang lebih 8 kilometer.

Selain itu, jembatan di pusat Kota Desa Nanga Serawai juga disebut sebagai infrastruktur yang sangat mendesak diperbaiki. Jembatan ini merupakan akses utama masyarakat sehari-hari, apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan yang membuat kondisi jalan dan jembatan semakin rawan.

“Demi kepentingan masyarakat luas, kami mendorong agar pembangunan yang bersifat mendesak segera diprioritaskan,” tegas Wardianus.

Menanggapi pandangan umum tersebut, Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menyampaikan apresiasi atas perhatian Fraksi PDI Perjuangan, termasuk juga Fraksi Hanura dan Fraksi Demokrat yang memberi masukan terkait APBD Perubahan 2025.

Ronny menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berupaya maksimal mengelola sumber-sumber pendapatan daerah agar realisasi pendapatan bisa meningkat. Menurutnya, penyusunan anggaran juga harus mengikuti prinsip efektif, efisien, akuntabel, dan tepat guna.

“Perencanaan anggaran dilakukan secara terstruktur serta bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi. Kami juga telah mengambil langkah-langkah untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan agar anggaran yang tersedia bisa segera dimanfaatkan dengan baik,” jelas Ronny.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *