Merah Muda Fest 2026, Yohanes Rumpak Apresiasi Antusiasme Mahasiswa

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Yohanes Rumpak, mengapresiasi antusiasme mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan yang mengikuti kegiatan Merah Muda Fest 2026 di Lupung Coffee, Rabu 28 Oktober 2026 malam.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 tersebut menjadi ruang diskusi bagi generasi muda untuk bertukar gagasan, menyampaikan pemikiran, serta membahas peran pemuda dalam kehidupan masyarakat.

Yohanes Rumpak mengatakan, Merah Muda Fest merupakan agenda yang telah direncanakan sejak jauh hari. Kegiatan ini sengaja dikemas dalam bentuk diskusi dengan menghadirkan Melki Sedek Huang, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat sekaligus Ketua Taruna Merah Putih Kalimantan Barat.

Menurut Rumpak, Melki merupakan salah satu anak muda yang memiliki pengalaman dan pemikiran sejak aktif dalam dunia kemahasiswaan, termasuk saat menjabat sebagai Ketua BEM Universitas Indonesia.

“Kami ingin menghadirkan sosok anak muda yang memiliki pemikiran dan ideologi. Dari pengalaman di dunia mahasiswa, dia sudah menunjukkan gagasan dan semangat perjuangan. Pemikiran seperti ini penting untuk terus diteruskan kepada generasi muda lainnya,” ujar Rumpak.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sintang ini mengaku terkejut melihat tingginya antusiasme peserta yang hadir. Sebelumnya, panitia telah mengundang berbagai organisasi kemahasiswaan untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kami memang mengundang beberapa organisasi kemahasiswaan, dan ternyata antusiasmenya luar biasa. Banyak anak muda yang datang untuk mendengarkan dan berdiskusi,” katanya.

Rumpak berharap diskusi tersebut dapat mendorong mahasiswa untuk lebih kritis dalam melihat berbagai persoalan di tengah masyarakat. Menurutnya, generasi muda perlu membiasakan diri bertukar pikiran dan melakukan evaluasi terhadap kondisi di sekitarnya.

Ia juga mengingatkan agar kegiatan diskusi tidak hanya berhenti pada penyampaian gagasan, tetapi dilanjutkan dengan tindakan nyata.

“Kita berharap setelah berdiskusi, anak-anak muda bisa melakukan refleksi, berpikir ulang, kemudian mengambil bagian dalam perbaikan di tengah masyarakat, baik melalui pemikiran maupun aksi nyata,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *