SINTANG, ujungjemari.id- DPRD Kabupaten Sintang bersama Pemerintah Kabupaten Sintang berencana melakukan konsultasi ke DPR RI guna memastikan dasar hukum rencana penerapan retribusi di sektor kelapa sawit. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan mendukung pembangunan.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, Chomain Wahab, mengatakan konsultasi tersebut menjadi tahapan penting dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang retribusi sawit. Regulasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi daerah tanpa bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan.
“Kita sekarang melalui Pansus 1 DPRD Sintang tengah membahas raperda terkait retribusi baru di bidang sawit. Tentunya retribusi ini tidak hanya menyasar perusahaan besar saja, perusahaan kecil juga termasuk petani mandiri maupun plasma,” ujarnya, Rabu 15 April 2026.
Ia menjelaskan, Panitia Khusus (Pansus) I bersama Wakil Bupati Sintang dijadwalkan bertemu dengan Badan Anggaran dan Komisi II DPR RI pada Senin mendatang. Pertemuan tersebut bertujuan untuk merumuskan mekanisme yang tepat dalam penarikan retribusi dari sektor sawit.
“Hari Senin mendatang Pansus I dan Pak Wakil Bupati Sintang akan bertemu Banggar dan Komisi II DPR RI untuk merumuskan bagaimana kita dapat keuntungan atau pendapatan dari timbangan buah sawit,” jelasnya.
Menurutnya, besaran retribusi masih dalam tahap pembahasan dan dikaji secara matang agar tidak memberatkan pelaku usaha maupun petani. Estimasi sementara berkisar antara Rp10 hingga Rp30 per kilogram.
“Ya sekitar Rp10 sampai Rp30 per kilo, namun ini masih kita bahas. Ini harus kita rumuskan sebaik mungkin,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pihak perusahaan pada prinsipnya memberikan respons positif terhadap rencana tersebut. Namun, mereka menginginkan adanya dasar hukum yang jelas sebelum kebijakan diterapkan.
“Respon perusahaan sudah sangat bagus, mereka menerima dengan catatan harus ada dasar hukum. Kalau memang ada dasar hukum yang sah, perusahaan pasti siap untuk melaksanakannya,” pungkasnya.







