LiSINTANG, ujungjemari.id- Kabupaten Sintang mulai menyiapkan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu rencana yang kini masuk dalam prioritas pembangunan tahun 2027 adalah pengusulan pendirian Politeknik Negeri.
Kepala Bappeda Kabupaten Sintang, Kurniawan, menyampaikan hal itu saat paparan di Pendopo Kantor Bupati Sintang, Kamis 9 April 2026 lalu. Ia mengatakan, kehadiran politeknik dinilai penting untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di daerah.
“Kita usulkan Politeknik Negeri karena kebutuhan tenaga siap kerja di Sintang semakin tinggi. Ini peluang besar bagi anak-anak daerah,” kata Kurniawan.
Rencana ini menjadi bagian dari arah kebijakan peningkatan daya saing sumber daya manusia. Pemerintah ingin memastikan generasi muda tidak hanya memiliki pendidikan, tetapi juga keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Saat ini, banyak lulusan SMA di Sintang harus keluar daerah untuk melanjutkan pendidikan vokasi. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah untuk menghadirkan solusi.
“Kalau ada politeknik di Sintang, anak-anak tidak perlu jauh keluar. Mereka bisa belajar dan siap kerja di daerah sendiri,” ujarnya.
Selain pengusulan politeknik, pemerintah juga menyiapkan program pendukung lain. Rehabilitasi sekolah dari tingkat PAUD hingga SMP tetap dilakukan agar kualitas pendidikan dasar semakin baik. Lanjutan pembangunan RSUD Ade M Djoen juga menjadi prioritas untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.
Tak hanya itu, program jaminan kesehatan melalui skema PBI dan BPJS terus dilanjutkan agar masyarakat tetap mendapat akses layanan kesehatan. Pemerintah juga memperkuat sistem data terpadu agar bantuan sosial lebih tepat sasaran.
Langkah-langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Pemerintah ingin pembangunan tidak hanya terlihat dari fisik, tetapi juga dari kesiapan sumber daya manusia.
“Kita ingin anak-anak Sintang punya masa depan jelas, punya keterampilan, dan bisa bersaing di dunia kerja,” tutup Kurniawan.










