Nonton Babak Semifinal dan Final Bupati Sintang Cup Bayar Tiket Masuk

oleh
Hendrika

SINTANG, KALBAR- Turnamen Sepak Bola Bupati Sintang Cup V Tahun 2023 sudah mencapai babak semifinal. Pihak penyelenggara akan menerapkan tiket masuk berbayar untuk nonton laga semifinal dan final Bupati Sintang Cup di Stadion Baning Sintang.

“Beberapa hari babak semifinal dan final kita menarik tiket masuk. Dana tiket ini kita kontribusikan karena ada retribusi kepada pemerintah daerah. sehingga dengan kita menarik tiket ini ada kontribusi yang kita berikan kepada pemerintah daerah kembali,” ujar Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kabupaten Sintang, Hendrika di Ruang Kerjanya, Kamis 9 November 2023.

Sebagian dari dana tiket masuk akan digunakan untuk membantu operasional yang memang tidak tertampung di dalam RKA

“Seperti dalam pelaksanaan terjadi kerusakan lapangan jadi dengan dana-dana tiket inilah kita memperbaikinya,” terang Hendrika.

Hendrika mengatakan turnamen sepak bola antar kecamatan di Kabupaten Sintang yang dikenal dengan nama Bupati Sintang Cup ini membutuhkan biaya cukup besar untuk penyelenggaraannya. Pihaknya menggandeng mitra untuk kesuksesan penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Untuk kelancaran dan kesuksesan kegiatan ini kita ada mitra kerja. Kita juga ada sponsor dari pihak perbankan dan lainnya. Kita tahu bahwa Bupati cup ini memang menggunakan dana yang sangat besa sehinggar kita terbantu sekali dengan bermitra kerja dengan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Hendrika menyampaikan terima kasih kepada TNI dan Polri yang terus membantu menjaga keamanan selama pelaksanaan Bupati Sintang Cup di stadion banding Sintang.

“Mereka ini membantu kita tanpa pamrih itu membuat kita sangat bangga. Meski kita tidak memberikan honor sedikitpun untuk mereka,” ujarnya

Menurut Hendrika menerapkan tiket masuk berbayar dalam babak semifinal dan final Bupati Sintang Cup tidak menyalahi ketentuan meski penyelenggaraan Bupati Sintang Cup menggunakan dana APBD.

“Menurut saya itu tidak masalah karena penggunaannya berbeda. Karena penggunaan APBD bisa untuk piala, hadiah, kemudian untuk konsumsi, ATK tapi dana operasionalnya yang tidak terakomodir dalam dana pemerintah kita ambil dari dana tiket,” kata Hendrika.

Pengelolaan tiket ini kata Hendrika dilakukan oleh PSSI Kabupaten Sintang selaku mintra penyelenggara.

” Seperti kegiatan memancing dalam rangka Kelam Tourism Festival kemarin juga ada tiketnya untuk pendaftaran yang mana dipergunakan untuk operasional panitia yang tidak tertampung dalam rencana anggaran pemerintah,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *