Camat Kayan Hilir Dorong Pelestarian Kearifan Lokal Tumbuh Dari Dunia Pendidikan

oleh
Camat Kayan Hilir, Oktavius

SINTANG, KALBAR– Camat Kayan Hilir Kabupaten Sintang, Oktavius mendorong pelestarian budaya dan adat melalui dunia pendidikan. Program ini bertujuan untuk menyematkan nilai-nilai kearifan lokal dapat tumbuh melalui dunia pendidikan guna memastikan bahwa generasi muda memahami, menghargai, dan melibatkan diri dalam tradisi adat yang kaya.

Melalui pendekatan ini, Oktavius berharap para siswa akan menjadi pembawa obor pelestarian adat, membawa tradisi ke dalam masyarakat modern.

“Kita mendorong tarian adat tumbuh dari dunia pendidikan sehingga ketika siswa itu tamat ilmunya masih bergulir. Kita berharap di sekolah ada mulok kearifan lokal yang bisa mengajarkan kepada siswa tarian adat,” ujar Oktavius belum lama ini.

Langkah ini dinilainya penting untuk melestarikan warisan budaya dan memastikan bahwa nilai-nilai adat tetap hidup dan relevan dalam perkembangan zaman.

“Sehingga kearifan lokal ini tidak hilang khususnya tarian adat penyambutan tamu. Karena banyak orang tidak paham tentang kearifan lokal khususnya tarian penyambutan tamu, ada sampinya, ada doanya dan ada tariannya,” ungkap Oktavius.

Menurutnya kalau kearifan lokal tidak ditumbuhkan dari dunia pendidikan kearifan lokal ini akan hilang.”Maka saya mendorong kearifan lokal ini bisa ditumbuhkan di dunia pendidikan di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Sejauh ini, lanjut dia sudah ada sekolah di kecamatan Kayan Hilir yang mengembangkan tarian penyambut tamu di sekolah. Dia berharap makin banyak sekolah yang turut serta melestarikan kearifan lokal.

“Tinggal kita meningkatkannya lagi di sekolah-sekolah lain. Bahkan kita juga meminta Desa bisa menganggarkan untuk pengembangan kearifan lokal. Kita dorong ada kerjasama pihak sekolah dengan pemerintah Desa supaya pelestarian kearifan lokal ini punya keberlangsungan sehingga tarian adat penyambutan tamu ini tetap eksis di tanah perkembangan zaman,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *