Peserta HUT HIMPAUDI Rela Bawa Beras dan Alat Masak ke Sintang

oleh

SINTANG, ujungjemari.id- Semangat kebersamaan dan kesederhanaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Sintang.

Sejumlah peserta bahkan rela membawa beras dan peralatan memasak sendiri dari daerah asal demi mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Kabupaten Sintang tersebut.

Hal ini mendapat apresiasi dari Ketua Pengurus Wilayah (PW) HIMPAUDI Kalimantan Barat, Yusniardi. Ia mengaku bangga melihat antusiasme peserta yang datang dari berbagai kabupaten dan kota, meski harus menempuh perjalanan jauh dan mengeluarkan biaya pribadi.

Apresiasi itu disampaikan Yusniardi saat pembukaan peringatan HUT ke-21 HIMPAUDI di Gedung Olahraga (GOR) Apang Semangai, Kabupaten Sintang, Sabtu (31/10/2026).

Menurutnya, pengorbanan peserta menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menjaga kekompakan organisasi.

“Ada semangat dan kesederhanaan di sana. Saya bangga karena semuanya hadir dengan suasana yang ceria dan bahagia. Bahkan, ada peserta yang datang ke Sintang menggunakan dana pribadi. Ini luar biasa,” ungkap Yusniardi.

Ia menegaskan, peringatan HUT HIMPAUDI tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial atau ajang mencari pemenang perlombaan.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, serta membangun solidaritas antarpengurus dan tenaga pendidik PAUD se-Kalimantan Barat.

Yusniardi menyebutkan, terdapat tujuh jenis perlombaan yang digelar dalam rangkaian kegiatan tersebut. Namun, kemenangan bukan tujuan utama yang ingin dicapai.

Para pendidik PAUD, kata dia, memiliki perjuangan dan tanggung jawab yang sama dalam memberikan pendidikan terbaik bagi anak usia dini. Karena itu, persatuan harus terus dijaga agar HIMPAUDI semakin kuat.

Ia juga mengungkapkan, estafet tuan rumah kegiatan berikutnya sudah dipersiapkan. Kabupaten Kayong Utara akan menjadi tuan rumah pada 2027, disusul Kabupaten Bengkayang pada 2028.

“Tahun 2027 kami akan melaksanakan kegiatan di Kayong Utara, kemudian tahun 2028 di Bengkayang. Semua menyatakan siap. Kegiatan kami bukan hanya sebagai ajang mencari pemenang, tetapi yang paling penting adalah untuk mempererat silaturahmi kita semua,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *