DPRD Sintang Ajak Pemuda Ambil Peran dalam Pembangunan

oleh
Anggota Komisi C DPRD Sintang, Sebastian Jaba

SINTANG, ujungjemari.id- Generasi muda di Kabupaten Sintang didorong untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Pemuda dinilai memiliki potensi besar untuk membawa perubahan melalui gagasan, kreativitas, dan tindakan nyata di tengah masyarakat.

Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Sebastian Jaba, menilai semangat Hari Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui kontribusi generasi muda dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan yang jatuh setiap 28 Oktober itu bukan sekadar mengenang sejarah persatuan, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab generasi penerus terhadap masa depan bangsa.

“Pemuda harus berani mengambil peran dalam pembangunan. Jangan hanya menunggu perubahan, tetapi mulailah melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar kita,” ujar Sebastian Jaba, Rabu 28 Oktober 2026.

Menurutnya, anak muda tidak harus menunggu menjadi pejabat atau memiliki jabatan tertentu untuk berkontribusi. Banyak hal yang bisa dilakukan sejak sekarang, seperti aktif dalam kegiatan sosial, mengembangkan potensi desa, membantu masyarakat, hingga menciptakan kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi banyak orang.

Politisi PDI Perjuangan ini menilai, generasi muda juga perlu mempersiapkan diri menghadapi perkembangan zaman. Kemajuan teknologi dan perubahan kebutuhan masyarakat menuntut anak muda untuk terus belajar, meningkatkan keterampilan, serta berani mengembangkan ide-ide baru.

“Generasi muda harus memiliki kemauan untuk belajar dan terus mengembangkan kemampuan. Potensi yang dimiliki akan lebih berarti apabila digunakan untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Selain meningkatkan kemampuan diri, pemuda Sintang juga diharapkan mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman. Semangat Sumpah Pemuda yang menyatukan berbagai latar belakang harus terus hidup dalam sikap saling menghormati, bekerja sama, dan mengutamakan kepentingan bersama.

Keterlibatan pemuda juga perlu didukung oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, DPRD, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Ruang untuk menyampaikan aspirasi, mengembangkan kreativitas, serta mengikuti kegiatan yang produktif dapat membantu generasi muda berkontribusi secara lebih luas.

Pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial. Karena itu, anak muda perlu diberikan kesempatan sekaligus didorong untuk terlibat dalam berbagai upaya memajukan Sintang.

“Semangat Sumpah Pemuda harus kita lanjutkan melalui tindakan nyata. Mari bersama-sama menjaga persatuan, mengembangkan potensi, dan memberikan kontribusi terbaik untuk kemajuan Kabupaten Sintang,” ujar Sebastian Jaba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *