Bupati Bala Bagikan Rahasia Menang Empat Kali Pemilihan kepada Pelajar Sintang

oleh

SINTANG, ujungjemari.id– Pelajar di Kabupaten Sintang yang mulai bermimpi menjadi pemimpin daerah diminta tidak takut untuk bercita-cita besar. Bahkan, dari pengalaman Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, perjalanan menjadi pemimpin harus dimulai dari kejujuran dan konsistensi dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikan Bupati Bala saat membuka Bimbingan Teknis Penyelenggara Pemilu OSIS (Pemilos) Serentak Tahun 2026 di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (8/10/2026).

Di hadapan para siswa SMA, guru pendamping dan penyelenggara Pemilos, Bupati Bala mengaku pernah mengikuti empat kali pemilihan dan berhasil memenangkannya.

Pengalaman tersebut ia bagikan bukan untuk menyombongkan diri, tetapi sebagai bekal bagi para pelajar yang suatu saat mungkin terjun ke dunia politik.

“Saya sebetulnya tidak sempurna, cuma kebetulan pernah menang empat kali pemilihan. Saya rasa saya bisa berbagi ilmu sedikit dengan kalian,” kata Bupati Bala.

Menurutnya, menjadi pemimpin bukan perkara bagaimana seseorang tampil ketika mendekati hari pemilihan. Kepercayaan dibangun melalui perilaku yang konsisten dan kesaksian orang-orang yang selama ini mengenalnya.

Ia meminta para siswa mulai membangun karakter sejak sekarang, bukan baru berubah ketika ingin mencalonkan diri sebagai Ketua OSIS.

“Yang penting itu kalau mau menjadi apa pun, profesi apa pun, kalian harus jujur. Harus benar. Pertama jujur dengan diri sendiri dulu,” ujarnya.

Bupati Bala mengatakan, orang lain mungkin bisa dibohongi, tetapi seseorang tidak dapat membohongi dirinya sendiri.

Karena itu, ia meminta siswa yang mengikuti Pemilos tidak hanya belajar menjadi pemilih atau kandidat, tetapi juga belajar menjadi penyelenggara yang berintegritas.

Menurutnya, penyelenggara pemilu akan menghadapi banyak ujian, tantangan, godaan dan rayuan. Satu-satunya modal yang harus dijaga adalah integritas.

“Kalau kalian silau, kalau kalian gampang, mungkin kalian mendapatkan barang yang seberapa. Tapi ketika kalian menerima hal yang tidak seberapa, di situlah awalnya kalian menjual masa depan kalian,” katanya.

Bupati Bala berharap Pemilos Serentak 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan memilih Ketua OSIS. Menurutnya, proses tersebut menjadi kesempatan bagi pelajar untuk mengenal demokrasi sekaligus belajar tentang tanggung jawab, kejujuran dan integritas.

“Kalau mau menang itu bukan tiga hari atau tiga bulan mau pemilih baru berkelut. Tapi sepanjang hidup kita ini harus menempatkan kita minimal menjadi manusia biasa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *