Pemkab Sintang Ajak Stikara Perkuat Edukasi Kesehatan untuk Cegah Stunting

oleh
Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Sintang, Edy Harmaini

SINTANG, ujungjemari.id- Pemerintah Kabupaten Sintang terus mendorong berbagai pihak untuk terlibat dalam upaya pencegahan stunting, termasuk perguruan tinggi kesehatan. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kapuas Raya (Stikara) Sintang yang dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Sintang, Edy Harmaini, saat mewakili Bupati Sintang menghadiri acara buka puasa bersama keluarga besar Stikara dan SMK Kesehatan Kapuas Raya Sintang di Aula Kampus Stikara, Rabu, 11 Maret 2026.

Menurut Edy Harmaini, pencegahan stunting tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi memerlukan dukungan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan yang memiliki sumber daya tenaga kesehatan dan pengetahuan di bidang kesehatan masyarakat.

Ia menilai Stikara Sintang selama ini telah memberikan kontribusi nyata melalui berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, penelitian, serta edukasi kesehatan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa.

“Kami di Pemerintah Kabupaten Sintang sangat mengapresiasi peran Stikara Sintang yang selama ini aktif melakukan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan seperti penyuluhan gizi, pola hidup sehat, serta kesehatan ibu dan anak sangat penting dalam upaya pencegahan stunting,” kata Edy.

Menurutnya, peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang, kesehatan ibu hamil, serta perawatan anak sejak dini menjadi kunci utama dalam menekan angka stunting di daerah.

Ia juga menilai keberadaan perguruan tinggi kesehatan seperti Stikara sangat strategis karena tidak hanya mencetak tenaga kesehatan yang profesional, tetapi juga dapat menjadi mitra pemerintah dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan keluarga.

“Kami berharap Stikara terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan keluarga, mulai dari pemenuhan gizi, perawatan ibu hamil, hingga pola hidup bersih dan sehat,” ujarnya.

Dikatakan Edy bahwa upaya pencegahan stunting harus dilakukan secara bersama-sama melalui edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi seperti Stikara sangat penting dalam mendukung program pencegahan stunting. Dengan sinergi yang baik, kita berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak sejak dini,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *