SINTANG, ujungjemari.id- Pemerintah Kabupaten Sintang menyiapkan penataan kawasan Pasar Masuka di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang. Pembenahan ini mencakup peningkatan jalan lingkungan, perbaikan drainase, penataan halaman, hingga akses masuk area parkir.
Program tersebut direalisasikan melalui APBD Perubahan 2026 untuk meningkatkan kenyamanan pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di pasar.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala bersama Wakil Bupati Florensius Ronny dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) meninjau kondisi Pasar Masuka pada Jumat (16/10/2026).
Pada hari yang sama, Pemkab Sintang melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) juga menggelar sosialisasi penataan infrastruktur dasar dan sanitasi di kawasan tersebut.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kondisi jalan pasar yang kurang baik dan kerap tergenang air saat hujan. Karena itu, perbaikan jalan dan drainase menjadi bagian dari pekerjaan yang akan ditangani pemerintah.
Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas Perkim Kabupaten Sintang, Petrus Piju, menjelaskan setiap OPD memiliki tugas masing-masing dalam program penataan tersebut.
“Untuk tugas pokok sesuai OPD masing-masing, seperti kami dari Dinas Perkim menangani jalan lingkungan, drainase, penataan halaman, dan pengecoran jalan masuk parkir. Kalau untuk penataan pasar ditangani Disperindagkop, kemudian tata kelola parkir dari Dinas Perhubungan,” jelas Petrus.
Dengan pembagian tugas tersebut, penataan Pasar Masuka tidak hanya menyasar kondisi jalan, tetapi juga pengelolaan pasar dan parkir agar aktivitas pengunjung lebih tertib.
**Lapak Pedagang Berpotensi Digeser**
Selain perbaikan infrastruktur, pemerintah juga merencanakan penataan sejumlah lapak dan bangunan yang dinilai mengganggu akses keluar masuk pasar.
Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengatakan, pelebaran akses membutuhkan kerja sama dengan para pedagang, terutama apabila ada lapak yang harus digeser atau dipindahkan.
“Kami berharap kepada kawan-kawan yang ada lapak di sini mungkin ada yang digeser, mereka harus memahami itu. Ada titik-titik yang semakin lebar, ada bangunan yang agak liar di luar itu. Itu yang sudah kita komunikasikan dengan para pemilik lapak untuk relokasi ke tempat lain,” ujar Bala.
Menurutnya, komunikasi dengan pemilik lapak diperlukan agar rencana penataan dapat berjalan dengan baik. Pergeseran lapak diharapkan membantu memperlancar arus keluar masuk sekaligus memberikan ruang yang lebih nyaman bagi pedagang dan pengunjung.
Melalui program ini, Pemkab Sintang menargetkan kawasan Pasar Masuka menjadi lebih tertata, dengan kondisi jalan yang lebih baik, drainase yang berfungsi, serta pengelolaan parkir yang lebih teratur.
Perbaikan jalan juga diharapkan mengurangi genangan air saat hujan sehingga aktivitas jual beli di Pasar Masuka dapat berlangsung lebih nyaman.










