Pansus Targetkan Pembahasan LKPj Bupati Sintang 2025 Selesai Bulan Depan

oleh
Wakil Ketua Komisi B DPRD Sintang, Chomain Wahab

SINTANG, ujungjemari.id- DPRD Kabupaten Sintang resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Sintang Tahun Anggaran 2025. Pansus ini langsung memasang target agar seluruh pembahasan dapat diselesaikan pada bulan April 2026 mendatang.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sintang, Chomain Wahab, dipercaya memimpin pansus tersebut. Ia menyebut kepercayaan dari anggota dewan menjadi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan baik.

“Hari ini sudah paripurna pembentukan pansus. Kawan-kawan mempercayakan saya sebagai ketua dan Bang Juni sebagai wakil ketua,” ujarnya, Jumat 27 Maret 2026.

Ia menjelaskan, pansus akan segera menyusun langkah kerja. Koordinasi dengan pimpinan DPRD menjadi tahapan awal sebelum memasuki pembahasan bersama organisasi perangkat daerah.

“Kami harus berkoordinasi dulu dengan pimpinan terkait jadwal mulai bekerja. Setelah itu baru kami melaksanakan pembahasan dengan OPD terkait,” jelasnya.

Pansus yang beranggotakan 12 orang ini akan fokus menelaah isi LKPj Bupati Tahun Anggaran 2025. Proses pembahasan akan mencakup evaluasi terhadap laporan serta mencermati berbagai catatan yang ada, termasuk hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan.

“Kami akan melihat evaluasi dari laporan BPK, lalu mencari apa saja yang menjadi masalah dan apa yang perlu direkomendasikan untuk perbaikan ke depan,” katanya.

Target penyelesaian menjadi perhatian utama pansus. Seluruh rangkaian pembahasan harus rampung dalam waktu yang telah ditentukan.

“Targetnya harus selesai bulan depan. Perkiraan sekitar tanggal 20, yang jelas tidak boleh lewat dari bulan depan,” tegasnya.

Ia menambahkan, sejumlah hal yang disampaikan bupati dalam rapat paripurna juga akan menjadi bahan pembahasan pansus.

Chomain berharap hasil kerja pansus dapat memberikan rekomendasi yang tepat bagi pemerintah daerah dalam memperbaiki kinerja ke depan.

“Kami akan berusaha maksimal agar hasilnya benar-benar bisa menjadi bahan perbaikan bagi pemerintah daerah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *