SINTANG, ujungjemari.id- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni, mengimbau para siswa di Bumi Senentang agar tetap menjaga semangat belajar selama masa libur Lebaran. Menurutnya, meskipun libur menjadi waktu untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga, kebiasaan belajar anak-anak tetap perlu dijaga.
Ia menjelaskan bahwa libur Lebaran memang menjadi momentum yang membahagiakan bagi banyak keluarga. Anak-anak memiliki kesempatan untuk bersilaturahmi dengan kerabat serta menikmati suasana kebersamaan bersama keluarga.
“Sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, tentu kita berharap libur Lebaran ini menjadi momentum yang membahagiakan bagi anak-anak kita dan bagi keluarga yang merayakan. Ini juga menjadi waktu liburan bagi kita semua,” ujar Herkolanus Roni.
Kendati demikian, ia mengingatkan agar masa libur tidak membuat anak-anak sepenuhnya melupakan kegiatan belajar.
“Tetapi tentu dengan tetap memperhatikan pendidikan anak-anak kita. Pada waktu-waktu luang tertentu, anak-anak masih boleh kita anjurkan untuk mengingat kembali pelajaran yang sudah mereka terima sehingga tidak begitu saja hilang,” jelasnya.
Menurutnya, masa libur memang identik dengan kegiatan bersilaturahmi dan menikmati suasana kebersamaan bersama keluarga. Meski demikian, semangat belajar tetap perlu dijaga.
“Walaupun momentumnya memang bersilaturahmi dan kita menikmati suasana liburan, tetapi sekali lagi anak-anak tetap dengan semangat mereka untuk terus belajar,” tambahnya.
Ia juga menilai peran orang tua sangat penting dalam mendampingi anak-anak selama masa liburan. Orang tua dapat mengajak anak-anak membaca buku atau mengulang pelajaran yang pernah dipelajari di sekolah.
Kebiasaan sederhana tersebut dinilai dapat membantu siswa tetap siap ketika kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Menurutnya, masa libur seharusnya dimanfaatkan secara seimbang antara beristirahat, bersilaturahmi dengan keluarga, dan tetap menjaga kebiasaan belajar.
“Walaupun sedang libur, kita berharap anak-anak tetap memiliki semangat belajar sehingga ketika kembali ke sekolah mereka tetap siap mengikuti proses pembelajaran dengan baik,” kata Roni.









