SINTANG, ujungjemari.id- Pemerintah Kabupaten Sintang akan membuka seleksi terbuka atau open bidding untuk mengisi 15 jabatan eselon II b. Seleksi ini termasuk untuk jabatan Direktur Rumah Sakit serta sejumlah kepala OPD, baik dari OPD baru maupun OPD lama yang saat ini masih dijabat pelaksana tugas.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, mengatakan pengumuman seleksi akan dibuka mulai 30 Maret hingga 13 April. Para pegawai yang memenuhi syarat diminta mendaftar secara online melalui aplikasi MyASN pada menu My Karir.
“Kita akan menyelenggarakan open bidding untuk 15 jabatan eselon dua, termasuk direktur rumah sakit. Pengumuman dibuka tanggal 30 Maret sampai 13 April, dan pendaftarannya semua melalui aplikasi MyASN,” ujarnya, Rabu 4 Maret 2026.
Ia menegaskan, seluruh proses dilakukan secara digital dan tidak menerima berkas fisik. Bahkan, pelaksanaan tes nantinya juga menggunakan sistem komputer.
Tahapan seleksi terdiri dari empat tahap, yakni seleksi administrasi dan rekam jejak, penulisan makalah, asesmen, serta wawancara akhir. Namun berbeda dari sebelumnya, nilai tiap tahap tidak akan diumumkan secara terbuka.
“Nilai tidak kita umumkan per tahap. Nanti kita umumkan sekaligus saat sudah tiga besar. Setelah itu, Bupati memilih satu dari tiga nama tersebut,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan asesmen, Pemkab Sintang akan bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran yang telah terakreditasi oleh Badan Kepegawaian Negara. Hal ini dilakukan karena Sintang belum memiliki asesor independen yang memenuhi ketentuan.
Seleksi ini terbuka bagi pejabat eselon III A, III B, serta pejabat fungsional jenjang madya yang setara. Bahkan, pegawai dari kabupaten lain juga dipersilakan mendaftar.
“Saya berharap minimal satu jabatan ada empat pelamar. Supaya seleksinya benar-benar kompetitif. Jangan ngarapkan orang dalam, semua harus siap bersaing secara terbuka dan adil,” tegasnya.
Terkait syarat bebas narkoba, Kartiyus menyebutkan dokumen tersebut baru diminta setelah peserta masuk tiga besar agar tidak membebani biaya peserta di awal.
Ia berharap melalui seleksi terbuka ini, Pemerintah Kabupaten Sintang dapat memperoleh pejabat terbaik yang mampu membantu kepala daerah menjalankan program pembangunan.
“Kita ingin mendapatkan yang terbaik untuk membantu Bupati dan Wakil Bupati. Kalau yang terpilih memang kompeten, tentu pimpinan juga akan lebih mudah menjalankan program kerja,” pungkasnya.










